Dalam liputan yang didukung oleh Pulitzer Center ini, Antonia Timmerman dan Rio Tuasikal mengupas bagaimana AI generatif berat kaitannya dalam membuat kita tumpul akan kekaryaan.
“Faces of Frida” menyelami kehidupan, karya-karya, dan peninggalan seniman surealis asal Mexico yang disebut sebagai salah satu seniman paling berpengaruh di abad 20.
Bergerak dari keresahan Guruh Soekarno Putra terhadap generasi bangsa yang dianggap terbuai oleh kemajuan zaman, Kinarya Gencar Semarak Perkasa atau biasa dikenal Kinarya GSP lahir. Kolektif seni ini mempunyai misi untuk mengangkat kekayaan budaya Indonesia dalam aktivitas-aktivitasnya.
Kami berkesempatan untuk mengetahui secara lebih lanjut visi dari Kinarya GSP saat kami mengikuti persiapan dan panggung mereka di acara Malam Gembira Asmaradahana. Di sana kami melihat bagaimana Kinarya GSP bisa menghidupan spirit progresi platinum dengan terus menyajikan dan menghadirkan karya-karya segar agar bisa terus relevan dan tidak padam. Tonton video berikut untuk mendengar perbincangan kami dengan beberapa anggota Kinarya GSP mengenai perjalanan kreatif dan cara mereka untuk tetap eksis di dunia kreatif hari ini.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?