In today's Open Column submission that happens to also be on National Culture Day, Radit Mahindro reminds us why we shouldn’t fall into the trap of modern urban taste and be dictated by its ‘deceptive’ standard measure of value and foreign expectations.
Dalam submisi Open Column ini, Dzulfikri Putra Malawi merespons tema “Holding Hands” di Pesta Boneka 2026 yang, selain memperkaya pemaknaannya terhadap seni pertunjukan boneka, juga mengajarkan keluarga kecilnya bahwa bergandengan tangan itu lebih dari melangkah dengan kecepatan yang sama.
Dalam submisi Open Column ini, Aditiya Widodo Putra menyandingkan pembacaan Mochtar Lubis lewat esai "Manusia Indonesia" (1977) dengan fenomena sosial yang kita rasakan hari ini di Indonesia, dan pertanyaan besarnya: Apakah peringatan tersebut masih relevan di hari ini?
Dalam submisi Open Column ini, Mukhtar Abdullah mengangkat satu situs sejarah ‘65 yang terbukti berumur panjang berkat usaha pencarian yang tulus dari individu dan kolektif: Gedung Jefferson, Yogyakarta.
Dalam submisi Open Column ini, Boit menuliskan refleksi personalnya yang mengafirmasikan kepada kita bahwa duka akan selalu membekas, dan mungkin tidak ada tanggal kedaluwarsanya.
Dalam submisi Open Column ini, Dzukfikri Putra Malawi menyoroti satu komponen dalam pertunjukan musik yang kerap kalah pamor dibandingkan musisi dan produksi acaranya, yang padahal menjadi alasan suatu pertunjukan itu ada: penonton.