Bagaimana Kita Merayakan Piala Dunia saat Semesta Tak Sedang Baik-Baik Saja
Kami sempatkan untuk ngobrol dengan beberapa sosok dari berbagai latar belakang dan fokus—semua yang merindukan rasa euforia itu dari Piala Dunia dan sepak bola.
Kami sempatkan untuk ngobrol dengan beberapa sosok dari berbagai latar belakang dan fokus—semua yang merindukan rasa euforia itu dari Piala Dunia dan sepak bola.
In today's Open Column submission that happens to also be on National Culture Day, Radit Mahindro reminds us why we shouldn’t fall into the trap of modern urban taste and be dictated by its ‘deceptive’ standard measure of value and foreign expectations.
We sat down with Shye to discuss the lengths taken in being a DIY musician in Singapore, navigating the male-dominated music industry, to opening up on the journey of finding one's self through her latest album.
Dalam submisi Open Column ini, Dzulfikri Putra Malawi merespons tema “Holding Hands” di Pesta Boneka 2026 yang, selain memperkaya pemaknaannya terhadap seni pertunjukan boneka, juga mengajarkan keluarga kecilnya bahwa bergandengan tangan itu lebih dari melangkah dengan kecepatan yang sama.
Dalam submisi Open Column ini, Aditiya Widodo Putra menyandingkan pembacaan Mochtar Lubis lewat esai "Manusia Indonesia" (1977) dengan fenomena sosial yang kita rasakan hari ini di Indonesia, dan pertanyaan besarnya: Apakah peringatan tersebut masih relevan di hari ini?
Merespons rilisan terbaru Silampukau, Radit Mahindro mengobrol dengan Kharis Junandharu untuk membedah proses bermusik dan berlirik, hingga melacak detail domestik dan dinamika cipta semesta band ini, Arkipelagia.
Dalam submisi Open Column ini, Mukhtar Abdullah mengangkat satu situs sejarah ‘65 yang terbukti berumur panjang berkat usaha pencarian yang tulus dari individu dan kolektif: Gedung Jefferson, Yogyakarta.