In this Open Column submission, Sheilla Njoto invites us to consider one thing in the pursuit that is modern love: Are we dating, or are we just self-marketing?
Dalam submisi Open Column ini, Eno Liska Walini menyibakkan realita di ruang sidang, realita yang dihadapi keluarga korban tahanan politik, yang mana memperjelas vonis-vonis yang memperlihatkan keberpihakan hukum yang selalu jauh dari kita.
Dalam submisi Open Column ini, M. Iqbal Ramadhan, selaku kuasa hukum Delpedro Muzaffar, dan Syahdan, Khariq dan tahanan politik lainnya, membongkar watak kekuasaan, dan bagaimana 'mereka yang tidak dapat mengingat masa lalu, dikutuk untuk mengulanginya.'
In This Open Column submission, Allestisan Citra Derosa outlines how death might just be more structural than it is natural, as shown by the cases in 2025 where regulations altogether failed in providing safety and justice for the inherent dignity of life.
Dalam submisi Open Column ini, Febrian Adinata Hasibuan mendedah bagaimana perspektif dekolonisasi dalam Biennale Jogja 18 menimbulkan lebih banyak tanya—yang banyak diberatkan kepada tata kelola pameran.
Dalam submisi Open Column ini, Rofi Jaelani menguak bagaimana nafsu manusia dan regulasi ternyata dimanipulasi lewat ekstraktivisme yang mempunyai andil dalam peristiwa bencana di Sumatra.
Dalam submisi Open Column ini, Rendy Manggalaputra menempatkan pembaca di barisan terdepan pengalaman warga yang digentayangi bayang-bayang Orde Baru, terlebih di mana hantunya terus bermunculan di tiap celah negara.