Dalam segmen W_Circle kali ini, kami bertemu dengan komunitas sepeda perempuan di Jakarta Selatan, Sepedahan Centil. Berawal dari Girls Ride, mereka ingin membangun komunitas yang aman bagi perempuan untuk mengekspresikan diri sambil bersepeda.
Ajang yang dihelat oleh kolektif kembali hadir dan kali ini menyuguhkan musik dari Pandai Besi, kuliner lokal serta 3 film panjang yang mengusik pemahaman akan kemanusiaan.
Ajang musik tahunan dari BSO Band, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia kembali hadir di awal bulan Maret ini untuk yang ke-7 kalinya. Mengangkat deretan band indie dari Indonesia, festival ini tidak hanya menampilkan suara baru bagi pecinta musik, tapi juga menjadi wadah ekspresi bagi mereka yang ingin memperkenalkan musik.
Mengangkat tema “Urban,” dalam episode kali ini Music Gallery berupaya untuk menggambarkan keselarasan dalam batasan yang ada antara musik, seni dan festival. Bertindak sebagai melting pot, ajang inipun menawarkan hiburan bertaraf internasional dengan adanya musisi dari luar negeri, seperti Tahiti 80, Panama dan Last Dinosaurs. Dan, pada kesempatan kali ini, Music Gallery akan menampilkan Honne sebagai special act di antara Bin Idris, Peonies, Trees and the Wild, Goodnight Electric dan band lokal lainnya.
Terkait tema urban, vinyl pun sebagai salah satu tren yang kembali menyentuh skena musik dan tepatnya para millennials. Di sini, Music Gallery mengajak pecinta piringan hitam untuk bertemu dan saling tukar referensi. Selain musik, terdapat pula pameran mural yang akan melengkapi pengalaman musik layaknya indoor block party serta ada pula workshop interaktif yang menghadirkan sosok kreatif dari beberapa subkultur.
Tiket Music Gallery tersedia secara online di website serta aplikasi smartphone Go-Tix dan Kliring.
-
11 Maret 2017
Kuningan City Ballroom
http://www.the-musicgallery.com/
A man of many talents, Orpheu de Jong (The Wizard!) of the influential Red Light Radio Amsterdam is (amongst many other things) a record sleeve designer, disco party guru, magazine publisher, obsessive vinyl collector and a very nice chap. We're fortunate enough to be given an exclusive, eclectic and smashing mix by The Wizard! for your listening pleasure. Savour the moment.
01. Vito Ricci - I was crossing a bridge
02. The System - Pendy! You're In Some Awful Danger
03. Hamsi Boubeker - M'Rhaba
04. Ahmed Fakroun - Ya Farhi' Bik
05. Elektro-Dschungel - Kebabträume/Liebe Gabi
06. Ahmed Fakrun - Nisyan
07. Katarina II - Treba Da Se Čisti 1
08. Du-Du-A - Znaš Li Devojku
09. Bella Vista - Mister Wong
10. François Thévenon - Automatic (Adjustements Disco edit)
11. Philippe Chany - Cairo Connection
12. Unknown - Mateki (Cos/Mes remix)
13. Magical Power Mako - East World… I Love You
Angga Cipta, akrab disapa dengan panggilan Acip adalah seniman yang banyak becerita mengenai Kota Jakarta melalui karyanya. Whiteboard Journal mengunjungi kediamannya untuk berbincang mengenai peran seni pada perubahan kota, semangat kolektif dan masa depan skena seni Jakarta.
Number 60 goes out to my eternal heroes.
Funkadelic.
Not Parliament-Funkadelic. Not P-Funk. Not George Clinton and His Funktastic Funkateers.
Just Funkadelic. 1970-1978.
Listen to this mixtape on Whiteboard Journal's Mixcloud.
1 Free Your Mind and Your Ass Will Follow by Funkadelic
2 Alice In My Fantasies (Live) by Funkadelic
3 Super Stupid by Funkadelic
4 I Call My Baby Pussycat by Funkadelic
5 Loose Booty by Funkadelic
6 I'll Bet You by Funkadelic
7 Standing On The Verge Of Getting It On by Funkadelic
8 You Can't Miss What You Can't Measure by Funkadelic
9 Cosmic Slop by Funkadelic
10 Promentalshitbackwashpsychosis Enema Squad (The Doodoo Chasers) by Funkadelic
11 Wars Of Armageddon by Funkadelic
12 Mommy, What's A Funkadelic? by Funkadelic
13 Maggot Brain by Funkadelic
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?