
Sosok Di Balik Global Modest Streetwear Movement, Saeedah Haque dan Kolaborasinya bersama Wardah
Bagi Saeedah Haque, fashion tidak semestinya berhenti pada tampilan, dan Wardah berkolaborasi dengan desainer asal London ini untuk sama-sama menyatakan bahwa abaya bisa mewakili kita di keseharian.
Words by Whiteboard Journal
Image via Saeedah Haque/Instagram
Kita tahu bahwa fashion memang political, dan salah satu yang representatif akan hal itu adalah respons Saeedah Haque – dari mengungkap standar ganda hingga menumbuhkan ruang aman bagi perempuan Muslim, semua telah ditempuh oleh self-taught designer ini.
Bermain di koridor streetwear, penggabungan abaya (atau busana tradisional Semenanjung Arabia) dengan genre fashion tersebut mungkin bisa dirasa out of place. Tapi, mengingat genre ini erat kaitannya dengan ekspresi diri, dan mengetahui bahwa pakaian ini sempat tersandung miskonsepsi masif di beberapa negara, maka tergeraklah Saeedah Haque, desainer perempuan asal London, untuk mencanangkan protes akan hal tersebut.

Image via Saeedah Haque/Instagram
Bagi Saeedah, fashion tidak semestinya berhenti pada tampilan. Ia melihat kebutuhan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dari situ, abaya mestinya bisa menjadi sesuatu yang bisa dipakai untuk bergerak, bekerja, tanpa membatasi diri dalam beraktivitas. Keyword untuk karya-karya Saeedah, ‘modesty.’
Menarik dari artikel di i-D (2024), salah satu empowering messages yang diangkat dalam desainnya adalah tentang modesty dan pemahaman kata tersebut dalam konteks Islam. Dalam wawancara di artikel yang sama pun, Saeedah bercerita bahwa ada ‘miskonsepsi besar’ bahwa ‘abaya adalah busana religius,’ dan bagaimana abaya mestinya bisa dipakai oleh siapa pun.
Mengutip dari Saeedah, ‘Each of us has an important story to tell. You don’t have to represent every hijabi in the world. Just be yourself.’

Image via Saeedah Haque/Instagram
Karena itu, motivasi yang sama pun dihidupkan oleh Wardah yang membawanya berkolaborasi dengan Saeedah Haque herself, demi menyatakan bahwa ‘modest streetwear’ itu juga bisa menjadi suara yang mewakili kita di keseharian – sebagaimana identitas, keyakinan, dan ekspresi diri bisa berjalan beriringan.
#BeautyMovesYou #WardahGlobalMovement



