Bagaimana Kita Merayakan Piala Dunia saat Semesta Tak Sedang Baik-Baik Saja
Kami sempatkan untuk ngobrol dengan beberapa sosok dari berbagai latar belakang dan fokus—semua yang merindukan rasa euforia itu dari Piala Dunia dan sepak bola.
Kami sempatkan untuk ngobrol dengan beberapa sosok dari berbagai latar belakang dan fokus—semua yang merindukan rasa euforia itu dari Piala Dunia dan sepak bola.
Sebagai program director ruangrupa, fotografer, concert organizer dan manajer band, Indra Ameng adalah seseorang yang akrab dengan skena seni dan musik Jakarta. Kami berbincang dengan Indra Ameng di ruangrupa mengenai pengalamannya di skena seni Jakarta. Artikel ini pertama kami publish pada tanggal 30 Januari 2013.
Rhymesayers Entertainment adalah label rekaman dari Minneapolis, Minnesota. Sejak 1995, mereka berhasil membentuk karakter orisinil sebagai wadah untuk musik yang bertema abstrak maupun literal. 8 album yang kami tulis adalah beberapa karya terbaik oleh Rhymesayers Entertainment.
Andra Matin terkenal di skena arsitektur Indonesia. Karyanya termasuk Potato head, Salihara, Dia.Lo.Gue, dan juga Tanah Teduh. Sebagai arsitek, ia sering memakai beton dalam desainnya, dan di wawancara ini kami berbincang dengan Andra Matin mengenai bagaimana iya menghadapi konvensi-konvensi arsitektur. Wawancara ini pertama di publish pada tanggal 11/13/13.
Kami mengakhiri tahun dengan sebuah tulisan di section Focus, menampilkan beberapa artikel whiteboardjournal.com yang menurut kami adalah terbaik dari rangkaian editorial tahun ini. Dari Column sampai Interview, selamat menikmati Kaleidoskop whiteboardjournal.com tahun 2015.
The Jadugar adalah kolektif duo terdiri dari Henry Foundation dan Anggun Priambodo yang berawal mula di sebuah workshop video di Ruang Rupa. Sebagai pekarya audio visual dan penikmat musik, The Jadugar telah membuat berbagai video klip untuk musisi Indonesia dengan estetika yang setia kepada karakter musik. Di sebuah acara screening di APA, kami berbincang dengan The Jadugar mengenai karya mereka.
Pada usia belia, Rain Chudori telah mencatat namanya sebagai salah satu penulis muda potensial. Karyanya telah diterbitkan pada berbagai media besar nasional. Belakangan juga mulai berkarya di inisiasi kolektif sastra muda, The Murmur Housed dan dunia film. Whiteboard Journal berbincang dengan Rain mengenai proses berkaryanya hingga pendapatnya mengenai minimnya penulis wanita di bidang sastra.