Bagaimana Kita Merayakan Piala Dunia saat Semesta Tak Sedang Baik-Baik Saja
Kami sempatkan untuk ngobrol dengan beberapa sosok dari berbagai latar belakang dan fokus—semua yang merindukan rasa euforia itu dari Piala Dunia dan sepak bola.
Kami sempatkan untuk ngobrol dengan beberapa sosok dari berbagai latar belakang dan fokus—semua yang merindukan rasa euforia itu dari Piala Dunia dan sepak bola.
Setelah dirilis pada Agustus 2017 lalu, album terbaru Harlan, “Operasi Kecil”, mendapat sambutan baik dari penikmat skena musik lokal.
Whiteboard Journal kembali membuka program internship! Selama menjadi intern, beragam departemen dalam Whiteboard Journal akan menjadi keseharian, mulai dari editorial hingga marketing yang mengolah data untuk konten situs kami. Intern juga akan mendapat proyek khusus yang didesain untuk mendorong kreativitas dalam mengolah sebuah konten di bawah supervisi Whiteboard Journal. Ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan potensi dalam mengonsepkan sebuah ide dan mendapat platform untuk menunjukkannya langsung ke publik. Jika tertarik, silahkan kirim cover letter, CV dan contoh artikel ke info@whiteboardjournal.com dengan judul email WI. Untuk info lebih lanjut, silahkan kirim ke pertanyaan ke email yang sama. Syarat: - Tinggal di Jakarta, karena kantor kami terletak di Kemang - Bisa dan bersedia menjadi intern full-time, 5 hari seminggu - Memiliki kemampuan berbahasa Inggris dan Indonesia - Memiliki ketertarikan terhadap beragam hal, mulai seni, desain, musik, fashion, kultur bahkan sosio ekonomi - Memiliki pengetahuan luas dan keinginan untuk terus belajar - Memiliki skill Photoshop menjadi nilai lebih!
Kali ini Studiorama dan noisewhore memberikan kesempatan kepada salah satu unit lo-fi/indie pop asal Montreal, Kanada yakni Homeshake, untuk datang ke Jakarta dan menghibur para penggemarnya di Indonesia.
Menjadi salah satu kolektif untuk musisi dan penikmat noise yang berbasis di yogyakarta, Jogja Noise Bombing terhitung aktif mengadakan pertunjukan, pameran, dan juga workshop menyangkut genre bebunyian ini.
Jonathan “Ojon” Kusuma adalah seorang DJ sekaligus produser musik yang namanya telah mewarnai industri musik elektronik Tanah Air hingga internasional. Whiteboard Journal berkesempatan mengunjungi studionya di Jakarta, dan berbincang seputar proses kreatif, spiritualitas musik elektronik hingga perkembangan skena musik elektronik lokal.
Setelah rehat bertahun-tahun, di awal tahun lalu, unit funk asal Bandung yang semula dikenal dengan 70s Orgasm Club - sekarang menjadi 70sOC - akhirnya merampungkan album penuh pertamanya yang bertajuk “Electric Love”.