Bagaimana Kita Merayakan Piala Dunia saat Semesta Tak Sedang Baik-Baik Saja
Kami sempatkan untuk ngobrol dengan beberapa sosok dari berbagai latar belakang dan fokus—semua yang merindukan rasa euforia itu dari Piala Dunia dan sepak bola.
Kami sempatkan untuk ngobrol dengan beberapa sosok dari berbagai latar belakang dan fokus—semua yang merindukan rasa euforia itu dari Piala Dunia dan sepak bola.
Amidst his committed schedule for Museum MACAN, we met Olafur Eliasson to talk about his immediate view of Indonesian’s local and colonial history, art and sustainability, and artwashing.
Dalam submisi Open Column ini, Rofi Jaelani menguak bagaimana nafsu manusia dan regulasi ternyata dimanipulasi lewat ekstraktivisme yang mempunyai andil dalam peristiwa bencana di Sumatra.
During Joyland Sessions 2025, we talked with Galdive to share our excitement that is their first live performance in our home country, Indonesia.
Dalam submisi Open Column ini, Rendy Manggalaputra menempatkan pembaca di barisan terdepan pengalaman warga yang digentayangi bayang-bayang Orde Baru, terlebih di mana hantunya terus bermunculan di tiap celah negara.
We sat down with Banu Mushtaq during Ubud Writers & Readers Festival 2025, exploring her award winning book, Heart Lamp: Short Stories, and how solidarity can be one of the hopeful movement in tackling patriarchy.
Dalam rangka merayakan album terbarunya, kami menyempatkan untuk mengajak beberapa sosok yang beberapa lagunya memang diproduseri oleh Petra Sihombing, untuk melihat sejauh mana role seorang produser itu mengharuskannya menggawangi proses songwriting, sampai perpindahannya dari seorang musisi/performer ke musisi/produser.