Dalam segmen W_Circle kali ini, kami bertemu dengan komunitas sepeda perempuan di Jakarta Selatan, Sepedahan Centil. Berawal dari Girls Ride, mereka ingin membangun komunitas yang aman bagi perempuan untuk mengekspresikan diri sambil bersepeda.
Have you ever wondered what it would be like to travel at the speed of light? Traveling at the universe's speed limit is one that we have only been able to theorise and imagine, but wouldn't it be awesome to experience how such speeds will affect our perception of time and space? Well, though we haven't figured out how to actually travel at the speed of light, the folks at the MIT Game Lab has created a game that lets you get an idea of what it would be like. A Slower Speed of Light is a virtual 3 dimensional computer game that simulates what it would be like to travel at 299,792,458 m/s.
The game consists of players collecting orbs scattered throughout a 3D village, and every time an orb is collected the player will have the ability to accelerate closer to the speed of light. Technically, every time an orb is collected the speed of light is lowered (hence one's ability to experience the speed of light), and is designed so us players can see what we can experience when moving at relativistic speeds.
Collecting orbs isn't the most exciting premise and seems easy, but as you collect more orbs the game progressively becomes more difficult as the 3D environment begins to seemingly expand and contract and the colors begin to change as we can now see light that are usually invisible to the human eye (such as ultraviolet and infrared). This is what you experience when traveling at the speed of light and you can experience in A Slower Speed of Light.
It is a very interesting game to play even if you aren't into Einstein's Theory of Special Relativity. Check it out if you have time to spare.
Visit MIT Game Lab website to download and play A Slower Speed of Light on your computer.
In this Open Column submission, Reyna Clarissa writes about technology and how it has developed a central role in her everyday life. Beginning with a reminiscence of her very first cell-phone, Reyna reveals how technology has taken a part in her daily interactions.
Kadang kreativitas dianggap hanya milik segelintir orang saja. Meski sebenarnya semua orang memiliki kesempatan untuk menjadi sosok yang kreatif pada bidangnya masing-masing. Collins Notebook menginspirasi semangat kreatif kepada semua ini melalui lembar-lembar dari buku catatan yang mereka produksi.
Meski terhitung sebagai kolektif video yang cukup muda, Sinema Pinggiran telah menciptakan video musik yang cukup banyak sebagai portfolio. Hampir setiap beberapa bulan sekali mereka melahirkan karya video musik baru dengan pilihan musik yang sangat beragam, mulai dari Siksa Kubur, Marjinal, Matajiwa hingga Barefood. Diluar aktivitas mereka dalam membuat video, mereka juga cukup rajin mengadakan offline screening sekaligus workshop video pada beberapa kampus.
Sebagai pembuka episode Klip Klub: Sinema Pinggiran ini, akan dihadirkan pula karya Anarcho Brothers, kolektif video yang memfokuskan pada karya-karya yang merespon subkultur metal lokal. Seusai pemutaran video akan diadakan obrolan bersama Sinema Pinggiran dan Anarcho Brothers tentang karya serta proses kreatif mereka.
--
Mengenai Klip Klub
Untuk merayakan kembali karya video musik, Kinosaurus, Kolektif, dan Whiteboardjournal.com mempersembahkan, “Klip Klub” acara pemutaran video klip sekaligus diskusi bersama sutradara video klip musik pilihan. Dalam acara yang akan digelar setiap hari Rabu pukul 19:30 dari tanggal 20 Januari sampai 24 Februari 2015 yang bertempat di Kinosaurus ini, secara berkala akan mengajak sutradara videoklip pilihan untuk memutar karya-karyanya untuk kemudian didiskusikan bersama. Tak hanya itu kepada sutaradara yang telah dikenal, acara ini juga memberikan kesempatan bagi sutradara muda untuk berdiskusi sekaligus belajar secara langsung dengan sutradara senior. Setiap sutradara pilihan akan memilih sutradara lain untuk ikut menayangkan karyanya di acara ini sebagai perkenalan sekaligus pemicu jalannya regenerasi dalam budaya video klip musik lokal.
–
Jadwal Pemutaran Klip Klub
Sim F
20 Jan, 2016
19:30 WIB
The Jadugar
27 Jan, 2016
19:30 WIB
Cerahati
03 Feb, 2016
19:30 WIB
Tromarama
10 Feb, 2016
19:30 WIB
Gundala Pictures
17 Feb, 2016
19:30 WIB
Sinema Pinggiran
24 Feb, 2016
19:30 WIB
Alamat:
Kinosaurus
(Dalam Aksara Kemang)
Jl. Kemang Raya No. 8
Jakarta
12730
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?