Latest stories

Column
14.07.16

Hujan Kelas Tengah Jalan

Pada tulisannya kali ini, Muhammad Hilmi menjelajahi area baru yang belum pernah ia jelajahi, tulisan fiksi. Menceritakan fenomena kelas menengah, dilema personal keseharian, serta permasalahan dalam mewujudkan impian, cerita ini merupakan seri pertama dari seri tiga tulisan fiksi yang berjudul "What If There's No What If".

Column
14.04.16

Mencoba Memahami Leicester City

Pada esainya kali ini, Muhammad Hilmi menuliskan tentang Leicester City, sebuah tim kecil yang sekarang sedang diperbincangkan banyak orang karena mampu menduduki peringkat tertinggi di Liga Inggris. Tulisan ini berusaha untuk mencari alasan dibalik bagaimana tim kecil minim dana bisa mengalahkan tim besar yang kaya raya.

Column
18.02.16

Sinar dari Luar Kota Besar

Pada columnnya kali ini, Muhammad Hilmi menuliskan beberapa musik bagus yang lahir dari kota-kota yang sering terlewatkan dari radar. Mulai dari beberapa kota kecil di Pulau Jawa, juga beberapa nama dari Kalimantan dan Sumatra.

Column
21.01.16

Yang Layak Tunggu di 2016

Di artikel Column pertamanya di tahun 2016 Muhammad Hilmi menulis mengenai musisi-musisi Indonesia yang karyanya dia tunggu. Dari permainan Bing yang playful sampai suara hangat dari Hara, baca mengenai 6 musisi/band yang karyanya patut ditunggu tahun ini.

Column
19.11.15

Nada dari sisi Timur Pulau Jawa

Setiap hari ada band baru yang muncul di bumi Indonesia. Jawa Timur sebagai salah satu bagiannya menyimpan potensi yang menarik untuk digali lebih dalam. Tulisan ini akan menuliskan 11 nama dari Malang dan Surabaya, yang menarik untuk didengarkan dan ditunggu perkembangannya di masa yang akan datang.

Column
01.10.15

50 Tahun Tanpa Jawaban

Tahun 2015 adalah tahun yang penting dalam kalender Hak Asasi Manusia di Indonesia. Tahun ini, telah 50 tahun sejak pembantaian besar-besaran pasca peristiwa G30S/PKI. Sayangnya, lima dasawarsa tersebut terlewat tanpa adanya keadilan yang jelas bagi para korban. Melalui tulisan ini, Muhammad Hilmi mengajak untuk melihat esensi Rekonsiliasi, bukan hanya bagi para korban, tapi juga untuk menentukan arah bagi masa depan bangsa.

Load More Articles whiteboardjornal, search
whiteboardjournal, play
Music
NOW PLAYING

Screen Time with .Feast & The Panturas

Invent Your Future

Temukan siapa dirimu dan bagaimana karaktermu menentukan arah masa depan.


Tentukan Di Sini whiteboardjournal, search

Follow us on social media

Instagram whiteboardjournal, search Facebook whiteboardjournal, search Twitter whiteboardjournal, search

Subscribe to the Whiteboard Journal newsletter

Good stuff coming to your inbox, for once.