Dalam segmen W_Circle kali ini, kami bertemu dengan komunitas sepeda perempuan di Jakarta Selatan, Sepedahan Centil. Berawal dari Girls Ride, mereka ingin membangun komunitas yang aman bagi perempuan untuk mengekspresikan diri sambil bersepeda.
Pada tulisannya kali ini, Muhammad Hilmi menjelajahi area baru yang belum pernah ia jelajahi, tulisan fiksi. Menceritakan fenomena kelas menengah, dilema personal keseharian, serta permasalahan dalam mewujudkan impian, cerita ini merupakan seri pertama dari seri tiga tulisan fiksi yang berjudul "What If There's No What If".
Pada esainya kali ini, Muhammad Hilmi menuliskan tentang Leicester City, sebuah tim kecil yang sekarang sedang diperbincangkan banyak orang karena mampu menduduki peringkat tertinggi di Liga Inggris. Tulisan ini berusaha untuk mencari alasan dibalik bagaimana tim kecil minim dana bisa mengalahkan tim besar yang kaya raya.
Pada columnnya kali ini, Muhammad Hilmi menuliskan beberapa musik bagus yang lahir dari kota-kota yang sering terlewatkan dari radar. Mulai dari beberapa kota kecil di Pulau Jawa, juga beberapa nama dari Kalimantan dan Sumatra.
Di artikel Column pertamanya di tahun 2016 Muhammad Hilmi menulis mengenai musisi-musisi Indonesia yang karyanya dia tunggu. Dari permainan Bing yang playful sampai suara hangat dari Hara, baca mengenai 6 musisi/band yang karyanya patut ditunggu tahun ini.
Setiap hari ada band baru yang muncul di bumi Indonesia. Jawa Timur sebagai salah satu bagiannya menyimpan potensi yang menarik untuk digali lebih dalam. Tulisan ini akan menuliskan 11 nama dari Malang dan Surabaya, yang menarik untuk didengarkan dan ditunggu perkembangannya di masa yang akan datang.
Tahun 2015 adalah tahun yang penting dalam kalender Hak Asasi Manusia di Indonesia. Tahun ini, telah 50 tahun sejak pembantaian besar-besaran pasca peristiwa G30S/PKI. Sayangnya, lima dasawarsa tersebut terlewat tanpa adanya keadilan yang jelas bagi para korban. Melalui tulisan ini, Muhammad Hilmi mengajak untuk melihat esensi Rekonsiliasi, bukan hanya bagi para korban, tapi juga untuk menentukan arah bagi masa depan bangsa.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?