Bagaimana Kita Merayakan Piala Dunia saat Semesta Tak Sedang Baik-Baik Saja
Kami sempatkan untuk ngobrol dengan beberapa sosok dari berbagai latar belakang dan fokus—semua yang merindukan rasa euforia itu dari Piala Dunia dan sepak bola.
Kami sempatkan untuk ngobrol dengan beberapa sosok dari berbagai latar belakang dan fokus—semua yang merindukan rasa euforia itu dari Piala Dunia dan sepak bola.
Dengan nama aliasnya, Pak Raden yang dikenal melalui tayangan Si Unyil dengan kostum blangkon dan kumis yang khas, Drs. Suyadi telah mengabdikan dirinya kepada pengembangan budaya anak bangsa. Whiteboard Journal berkesempatan mengunjungi beliau di studionya untuk berbincang mengenai dongeng, wayang, dan kecintaannya pada aspek narasi dalam karya seni.
Sebagai bagian dari rangkaian acara Jerman Fest dari Goethe Institut, German Cinema akan menampilkan 17 film terpilih yang akan menjadi representasi dunia sinema Jerman di bulan September. Pada seleksi kali ini, kami memilih delapan film panjang yang mencakupi berbagai genre film mulai dari komedi, drama hingga thriller yang cukup menarik untuk ditonton. Simak daftar ini, lalu kunjungi situs German Cinema untuk mendapatkan jadwal penayangannya.
Sapardi Djoko Darmono adalah salah satu nama yang paling terkemuka di dunia satra Indonesia. Melalui berbagai karya dan kontribusinya pada perkembangan literasi nasional, Sapardi Djoko telah mengabdikan bertahun-tahun dedikasinya pada bidang ini. Whiteboard Journal berkesempatan untuk berbincang dengan beliau di sela-sela kesibukannya sebagai pengajar untuk berdiskusi mengenai pengaruh perkembangan teknologi pada karya sastra, hingga esensi Bahasa Indonesia.
Pada edisi seleksi karya kali ini, Whiteboard Journal memilih delapan album dari koleksi 4AD Records. Dikenal sebagai sebuah record label yang besar pada era 80’an, kontribusi 4AD Records pada dunia musik bisa dirasakan pada bagaimana label ini mampu menjadi rumah bagi berbagai band dengan karakteristik unik, sebuah hal yang terus mereka pertahankan hingga sekarang.
Amna Kusumo memiliki karir yang panjang di dunia seni Indonesia. Setelah mengelola dan menghasilkan program-program budaya selama lebih dari 40 tahun, beliau melanjutkan kecintaannya dengan Kelola, sebuah organisasi yang beliau dirikan untuk membantu menciptakan peluang dan pengalaman bagi seniman dan praktisi-praktisi seni lain. Kami mendapatkan kesempatan untuk berbicara dengan Ibu Amna di kantor Kelola.
Portofolio adalah salah satu fitur terbaru pada section focus kami. Pada seri ini, kami berusaha untuk mendokumentasikan berbagai karakter dari studio desain yang ada di Indonesia dengan mengulas sekaligus mendisplay visi dan karya mereka. Visious studio menjadi bagian pertama dari seri ini.
Temukan siapa dirimu dan bagaimana karaktermu menentukan arah masa depan.