Dalam submisi Open Column ini, Asri Widayati menuliskan bagaimana dampak dari bencana tidak bisa diukur dari angka saja, selagi menyorot runtuhnya rencana masa depan para penyintas yang kerap luput dari perhatian.
In this Open Column submission, Radit Mahindro reimagines a more appropriate way to run a country home to 17,000 islands, 1,300 categorised ethnic identities, and 700 spoken regional languages spread across three time zones - in his words, a ‘vernacular governance’ - through ideas borrowed from ancient maritime empires to Mohammad Hatta’s cooperative commonwealth.
Dalam submisi Open Column ini, Boit menuliskan bagaimana anak itu bisa berlaku seperti spons yang menyerap apa pun dari orang tuanya - termasuk trauma.
In this Open Column submission, Sora Anindya shares their experience before and after being partially paralyzed, which gave them newfound insights that we (and the larger world) need to also understand.
Dalam submisi Open Column ini, Aditiya Widodo Putra menyandingkan tempat ibadah yang bersih dengan laut yang kotor, selagi menawarkan pembacaan ulang akan krisis iklim hari ini lewat kacamata sejarawan dan filsuf agama.