Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
In this Open Column submission, Aldo Marchiano Kaligis unearths troubling findings of Indonesia showing tacit endorsement in the face of genocide, whereas in times like this, neutrality is not an option.
In this Open Column submission, Aldo Kaligis questions how the arrest of Delpedro Marhaen, a human rights activist and Director of Lokataru Foundation, seems to disregard an international human rights standards framework, as well as the age-old saying regarding messengers.
In this Open Column submission, Aldo Kaligis echoed the victory of Fatia-Haris' case, and reminded us that the long, constant struggle towards true democracy is not over yet.
In this Column submission, Aldo Marchiano Kaligis discusses the politics of vulnerability framing by using Trisakti, Semanggi I, and Semanggi II shootings as a vignette and how it perseveres the impunity culture in Indonesia.
Column: In this Column submission, Aldo Marchiano Kaligis reflects on the events of Reformasi Dikorupsi and sees the movement’s efforts to negotiate unjust social contract deeply rooted in Indonesia’s political practices.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?