Who, What, Why: Orkes Pensil Alis
Kelompok musik orkes dengan sentuhan komedi asal Yogyakarta.
Teks: Billy Dewanda
WHO
Jika kebanyakan musik populer di Indonesia yang memperkuat identitas musikal mereka dengan pengaruh musik luar negeri, berbeda dengan salah satu grup musik asal Yogyakarta ini. Orkes Pensil Alis merupakan bukti nyata pelestarian musik orkes berangkat dari perpaduan dangdut dengan sentuhan seni reggae di dalamnya. Orkes ini terdiri dari Hifdzi Khoir (vokalis), Candra Mukti (vokalis), Hisdan (gitar), Inspirasi Al-Kautsar (gitar), Binasrul (perkusi), dan Satito (drum). Menariknya, grup musik ini terbentuk secara dadakan untuk mengisi acara ulang tahun Anang Batas (Stand Up Comedy Indonesia).
WHAT
Berdiri sejak tahun 2013, Orkes Pensil Alis yang awalnya dibentuk secara mendadak, ternyata menggiring mereka untuk serius berkarya pada industri musik. Beberapa lagu yang telah mereka ciptakan meliputi “Kipas Angin Kesedot Sampah”, “Tanya Jawab”, “Kucing Langit”, “Feromon”, “G90”, dan single yang baru saja dirilis di YouTube “BNSRL”. Pada tahun 2016 pun juga mereka sudah mengeluarkan mini album berisi lima lagu yang dibalut unsur komedi sesuai porsinya.
WHY
Di balik munculnya musisi-musisi pendatang dengan gaya pengaruh musik luar negeri, berbeda dengan apa yang dilakukan Orkes Pensil Alis yang konsisten membawa nuansa dangdut dalam karyanya. Hal ini jadi bukti bahwa pengaruh musik Indonesia tidak melulu dari musik luar negeri, tapi bisa juga dari dalam negeri sendiri. Dalam setiap lagunya, unit ini juga selalu menyematkan unsur komedi, sehingga formula ini dirasa berhasil memikat hati penonton dan tentunya sampai sekarang masih terus digunakan.



