Blog

Latest stories

07.08.17

Kilas Balik Musik Lawas dalam Malam Gembira

Sebuah terhadap kejayaan skena musik Indonesia di era 60-90an ini mungkin bisa menjadi yang ditunggu-tunggu bagi penggemar musik lokal lawas yang sering merasa berada di dekade yang salah. Dengan tema “Merayakan Karya Guruh Sukarno Putra,” Malam Gembira menampilkan segelintir lagu-lagunya yang di antaranya dinyanyikan oleh beberapa musisi muda seperti Glenn Fredly, Kunto Aji, Bonita, Aimee Saras, dan masih banyak lagi, namun tidak lupa dengan turut menampilkan beberapa penyanyi asli dari lagu-lagu legendaris tersebut seperti Vina Panduwinata, Djajusman Djoenoes, Tika Bisono, Bornok Hutauruk, dan Keenan Nasution. Sensasi bernostalgia dengan sederet lagu yang turut meromantisasikan ragam karya Indonesia yang hampir hilang tergerus zaman ini juga diramaikan dengan penampilan dari Swara Maharddhika yang jejaknya sudah melegenda, dan masih ada beberapa nama lainnya seperti Irama Nusantara & Semarak Nada serta Kinarya GSP. Dengan berusaha memadukan audiens mulai dari kaum muda yang memiliki kecintaan pada era lawas musik lokal hingga generasi sebelumnya yang ingin menostalgiakan masa muda yang memang dihiasi judul-judul karya yang ditampilkan, Malam Gembira bisa menjadi bukti bahwa kejayaan musikal lawas yang dirayakan disini menjadi lintas batas waktu. - Jum’at, 18 Agustus 2017 The Pallas, Fairgrounds 18:30

07.08.17

Quick Review: Le Clitoris

Barangkali tanggapan pertama hanya dari membaca judul dokumenter singkat ini berat dengan prejudis ketabuan. Namun kenyataannya animasi singkat karya Lori Malepart-Traversy ini jauh dari penggambaran-penggambaran sensual ataupun frontal secara seksual. Yang akan ditemukan hanyalah animasi lugu bernuansa merah muda yang dengan secara komikalnya menjelaskan sejarah dan kultur yang menyangkut organ seksual perempuan yang menurut Le Clitoris tujuannya hanyalah untuk kenikmatan. Bisa dikatakan dokumenter ini menghantar siapapun yang menontonnya, khususnya perempuan, untuk mendapat informasi unik yang mungkin atau tidak dapat berguna di kemudian hari. Pembahasan bergambar mengenai organ klitoris, yang semula pasti disangka hanya akan berbau sensualitas dan ketidaksenonohan oleh banyak orang, justru secara alami, cukup komedik, dan cantik berhasil dilakukan oleh Lori. Mungkin justru dapat menyulut suatu rasa penasaran akan mengapa sulit sekali sepertinya mengangkat tema yang seharusnya menjadi bagian dari kealamian anatomi manusia kepada publik karena terlalu cepat dinilai sebagai sesuatu yang tabu atau terlarang. Karena justru dengan mengabaikannya, mungkin kita akan melewatkan informasi penting yang dapat menghantarkan kita pada suatu kunci akan sebuah kenikmatan yang siapa tahu bisa menjadi serbaguna tersendiri. Sutradara: Lori Malepart-Traversy Sinopsis: Sebuah dokumenter singkat yang menjelaskan sejarah dan budaya tentang organ klitoris pada perempuan.

06.08.17

Wajah Baru Pennywise

Pada bulan Juli kemarin, para pendatang Comic Con di San Diego ditunjukan trailer terbaru dari reboot film horor “It”. Trailer ini merupakan yang paling detail sejauh ini, menunjukan lebih banyak adegan dan memberikan lebih banyak klip tentang sang antagonis, Pennywise. Seperti yang diperlihatkan di dalam trailer kedua ini fokus kepada sebuah kelompok anak muda yang akan bertemu dengan sosok kejahatan yang besar di dalam kota fiksional Derry, Maine, di mana banyak kasus anak-anak yang menghilang. Ada sedikit kekecewaan terjadi untuk para penggemar Stephen King. Di dalam salah satu adegannya yang ikonik, yaitu saat Georgie bertemu dengan Pennywise di dalam selokan, Pennywise akan mengatakan dialog dengan intonasi yang berhasil menghantui sebuah generasi. Anehnya, di trailer tersebut terlihat Georgie yang mengatakannya, dan hasilnya tidak begitu Walau begitu, banyak yang memprediksi dari trailer tersebut bahwa reboot ini akan menjadi peningkatan dari originalnya pada tahun 1990. Satu hal yang pasti adalah horor yang digunakan akan berbeda dari sebelumnya. Alih-alih hanya menggunakan monster dan hantu, Andres Muschietti, sang sutradara ingin mencari rasa takut yang lebih dalam, seperti trauma masa kecil. Film “It” mulai rilis di Amerika Serikat pada 8 September.

06.08.17

Redefinisi Ulang dari Enter Sandman

Teks: Fransisca Bianca Foto: Waxpoetics Hasil redefinisi nuansa heavy metal yang mewarnai “Enter Sandman” ketika pertama kali dirilis oleh Metallica ini mengalihkan perhatian kembali pada Cookin on 3 Burners setelah kolaborasi dengan Kungs melalui “This Girl” yang meroket di tangga charts pada 2016 lalu. Dengan mengintegrasikan “Enter Sandman” yang kini bernuansa retro dan lebih komikal dibandingkan sebelumnya kepada audiens, mereka telah berhasil memberikan karakter baru dari hits Metallica tersebut. Ditemani dengan video klip yang baru, “Enter Sandman” versi Cookin on 3 Burners memang tidak memerlukan lirik untuk bercerita. Melalui sebuah pengisahan yang cukup komedik dan menghibur, memahami karakter dari versi barunya ini memang butuh penyimakan dari video yang ada. Sebuah redefinisi yang memang lebih ringan dan “cerah” dibanding sebelumnya, “Enter Sandman” memang telah bertransformasi sebagai sebuah latar baru yang menyegarkan.

05.08.17

LOYALTY.

Setelah dinanti-nantikan oleh para penggemarnya, Kendrick Lamar akhirnya merilis video untuk “LOYALTY.” Setelah “HUMBLE.”, ”DNA.”, dan ”ELEMENTS.”, lagu ini merupakan ketiga yang mendapatkan video musik dari album DAMN. Lagu ini sendiri memang sudah diprediksi oleh para penggemarnya karena pada lagu ini K-Dot berkolaborasi dengan Rihanna. Premis cerita untuk videonya , Lamar dan Rihanna memerankan sebuah pasangan di dalam dunia kriminal. Sebuah pasangan yang saling mencintai dan tentu saja sesuai judul lagu, mereka saling menggoda dan menguji kesetiaan masing-masing. Video ini disutradai oleh Dave Meyer, yang belom lama juga mensutradai “HUMBLE.”, jadi tentu akan terlihat mirip dari segi visual, di mana setiap adegan seperti ada cerita tersimpan. Meyer juga menjadi sutaradara dalam video musik “Drew Barrymore”, track dari teman satu label Lamar, SZA. Para penggemar hip hop hanya bisa menunggu apakah mereka akan menghasilkan karya lagi dari album DAMN. Mungkin “XXX” untuk melihat Lamar berbagi dengan U2?

04.08.17

Compendium Desain Grafis

Banyaknya desainer grafis kontemporer di Indonesia telah terbukti menghasilkan ragam karakter desain yang membuat dunia desain grafis lokal diakui secara internasional. Berdasarkan hal tersebut, untuk pertama kalinya, sebuah buku berjudul “COLLECTED” akan diterbitkan dengan isi karya terbaik dari desainer grafis Indonesia - yang kini sudah bisa dipesan. Hadir dengan bentuk atau karya kumpulan yang telah terseleksi berdasarkan tren dan gaya desain, buku ini berisi puluhan desainer yang dinilai mampu menjadi penanda zaman. Dikurasi oleh kurator dari dalam dan luar negeri, buku ini akan dicetak terbatas, hanya 1000 eksemplar, dan sebagian akan dipasarkan di luar negeri. Beberapa desainer yang ditampilkan di dalam buku ini: Artnivora Feat Studio Corse Design Factory Tre Cecil Mariani Evan Wijaya Detego Butawarna Each Other Company Cyndy Erlina FullFill Leboye Design MM / AD Ellena Ekarahendy Lencanna House The House Heimlo Studio Kudos Gumpita Rahayu Mata Studio Studio 1212 Sandy Karman Panji Krishna Pot Branding House Table Six Swargaloka Studio Skato SUNVisual Vincent & Ivanna Vaith Design Thinking Room Visious Yasser Rizky Visual Cast Pre-order dibuka hingga tanggal , kunjungi situs DGI untuk detail lebih lanjut.

Load More Articles whiteboardjornal, search
whiteboardjournal, play
Video
NOW PLAYING

W_Music Series Vol.05: Indra Lesmana

Invent Your Future

Temukan siapa dirimu dan bagaimana karaktermu menentukan arah masa depan.


Tentukan Di Sini whiteboardjournal, search

Follow us on social media

Instagram whiteboardjournal, search Facebook whiteboardjournal, search Twitter whiteboardjournal, search

Subscribe to the Whiteboard Journal newsletter

Good stuff coming to your inbox, for once.