Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
In the fifth part of her Column series, Yanti Sastrawan discusses social media as our means of communication, as well as the concept of ambient co-presence. As the digital communication allows us to always be aware of each other's presence, she explains how we can be there without being there.
Many in Jakarta music scene will recognize the works of Kendra Ahimsa. The artist has created some of the most memorable concert posters including the Studiorama events, Thursday Noise, and recently the Mac Demarco concert. Kendra always had an interest in the arts, and after learning graphic design in college he is now exploring his talents and continue to contribute his ideas to the public sphere. We caught up with the artist in his home to talk about his influences and thoughts about art and design.
White Shoes and the Couples Company should be more than a familiar name for those who love Indonesian music. In its decade of existence, the group has travelled to 5 continents performing their brand of pop music to the enjoyment of all, released some of the most memorable music recordings in Indonesia, signed to renowned label Minty Fresh, and has won numerous awards. Celebrating their achievements, Rurucorps presents a solo concert of the band accompanied by and open exhibition this August. Celebrate the group's exceptional music and career with them.
--
Dengan senang White Shoes & The Couples Company dan RURU Corps mengumumkan rencananya dalam menyelenggarakan Konser Musik Tunggal White Shoes & The Couples Company (WSATCC) yang bertajuk KONSER DI CIKINI yang akan berlangsung pada:
Rabu, 5 Agustus 2015
Pkl 19.00 WIB
di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki
Jl. Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat
Kapasitas tempat terbatas untuk 800 orang. Segera reservasi tiket anda sekarang!
Tata cara pembelian tiket:
1. Terdapat dua kategori tiket yang dipilih, mulai tanggal 1 Juli – 1 Agustus 2015.
• Rp 150.000,- (Lantai 1)
• Rp 125.000,- (Balkon)
2. Satu orang dapat membeli maksimal empat tiket.
3. Tiket dapat dibeli secara:
A. Online, melalui e-mail: tiket.konserdicikini@gmail.com
• Harap mencantumkan data pemesanan:
Nama, No. Telp, No. KTP, Kategori Tiket, Jumlah Tiket.
• Admin akan mengirimkan instruksi pembayaran dan selanjutnya harap lakukan pembayaran maksimal 1 x 24 jam.
• Kirimkan bukti pembayaran kembali ke e-mail: tiket.konserdicikini@gmail.com.
• Setelah melakukan konfirmasi pembayaran, admin akan mengirimkan form & kode reservasi tiket yang berlaku sebagai kuitansi pembayaran.
•Jika Anda tidak menerima form & kode reservasi tiket hingga tujuh (7) hari kerja (tidak termasuk hari libur atau Minggu), harap periksa juga folder spam atau segera hubungi hotline kami di 0812 9036 2655 (khusus telepon dan sms).
B. Langsung
• Silakan datang ke RURU Shop, Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 6 dengan jam buka Senin – Sabtu, pukul 13.00 – 21.00.
• Isi form & kode reservasi tiket yang akan diberikan oleh RURU Shop.
• Pembayaran hanya bisa dilakukan secara tunai / dengan kartu debit BCA.
4.Simpan form & kode reservasi tiket untuk ditukarkan dengan tiket asli pada hari konser, 5 Agustus 2015, pukul 13.00 - 19.00 di Graha Bhakti Budaya, TIM.
5. Tiket tidak dapat ditukar dan diuangkan kembali.
6. Pintu auditorium dibuka pukul 19:00, Silahkan datang lebih awal untuk memilih tempat duduk
Berbasis di Rawamangun, Jakarta Timur, Serrum adalah sebuah unit yang cukup berbeda dengan kolektif seni pada umumnya. Dengan memilih pendidikan sebagai fokus utama, Serrum menjadi salah satu kolektif yang cukup penting eksistensinya, baik bagi perkembangan dunia seni maupun pendidikan.
In this episode of Stereo Strange, we are taking a stroll on the left-field. Odd and sometimes challenging listening, you can either shun it or let it seep into your consciousness.
01. Tomorrow People Ensemble - Magic Mushroom
02. Sun Araw, M. Geddes Gengras, The Congos - Sunshine
03. Boredoms - I'm not Synthesizer
04. Fennesz, O'Rourke & Rehberg - Floating My Boat
05. Trio 3 x Getatchew Mekuria Mashup
06. Gang Gang Dance - Revival of the Shittest Track 05
07. Hisato Higuchi - Watashi Wa Asa O Matteita
08. o - Klatter 1
09. Eric Dolphy - Gazzelloni
10. Gary Bartz - The Warrior's Song
From art, design, music, to film, sports and food, Indonesia's creative scene never ceases to surprise us, and it has been an honor to share with you the stories of people, places, products, and events that make this archipelago such a fascinating place to live in.
For the past 6 years, Whiteboard Journal has almost been exclusively in English. With our growing local readership, we have recently begun publishing stories in Bahasa Indonesia, and the number of articles in Indonesian will continue to grow in the future. As stories relevant to Indonesia and Indonesians is the center of our editorial team's vision, with Bahasa Indonesia we hope our stories could reach a wider audience, and that more individuals can learn about and appreciate the fascinating people, places, products, and events we discuss on the pages of our website.
Article examples:
OK VIDEO 2015
ESENSI DESAIN BERSAMA HANNY KARDINATA
We would like to know what you think about our transition. Please tell us via our social media (links below) your opinion about Whiteboard Journal being a bilingual website, and whether or not you would enjoy more articles in Bahasa Indonesia. Thank you, our readers, for reading this announcement, and we truly look forward to your response.
--
Selalu ada kejutan baru dari dunia seni, desain, musik, film hingga kuliner di Indonesia, dan sejauh ini sangat membanggakan bagi kami untuk berbagi cerita dari tokoh, tempat, produk, hingga acara yang membuat negara ini menjadi tempat yang selalu menarik untuk ditinggali.
Selama ini, Whiteboard Journal telah mendedikasikan diri sebagai situs berbahasa Inggris. Setelah 6 tahun eksistensi situs ini, kami ingin memulai langkah baru dengan mulai menyajikan cerita dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Langkah ini akan semakin kami kembangkan ke depannya. Visi utama kami untuk berfokus pada cerita serta peristiwa yang relevan di Indonesia menjadi pertimbangan utama dari keputusan ini. Dengan ini, kami juga berharap bahwa tulisan kami bisa dinikmati oleh khalayak yang lebih luas. Supaya cerita sekaligus inspirasi dari berbagai kalangan yang menjadi bahasan di website kami bisa menjangkau individu-individu baru.
Contoh Artikel:
OK VIDEO 2015
ESENSI DESAIN BERSAMA HANNY KARDINATA
Kami ingin mengetahui pendapat Anda mengenai transisi ini, hubungi kami melalui aku social media kami atau pada link di bawah untuk menyatakan opini Anda mengenai format baru Whiteboard Journal sebagai situs dua bahasa. Terima kasih atas waktunya untuk membaca pengumuman ini, dan sekali lagi, kami menunggu pendapat Anda mengenai perihal ini.
Please leave your comments via:
Whiteboard Journal Facebook Page
Whiteboard Journal Twitter
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?