Latest stories

Column
01.06.17

Personality Typing

In her open column submission, Livina Veneralda share her view regarding the psychology behind the term, introvert and extrovert and how this kind of dichotomy affects human personality and its relation to other person.

31.05.17

Kolaborasi Sejalur dari Ar&thvsa

Selepas merilis terakhirnya dua bulan silam, Andre& kembali hadir dengan anyar berjudul “Roadin.” Kali ini, ia turut serta mengajak Arethvsa yang mana juga pernah berkolaborasi dengannya di nomor “Softside of Love.” Pemilihan Arethvsa sebagai tandem Andre& bukan tanpa alasan. Selain memiliki vokal emas yang mengingatkan pada sosok Erykah Badu, pemikirannya juga menyumbang kontribusi dalam pengembangan lagu - di mana dalam proses pengerjaannya, Andre& memberikan beberapa potong kepada Arethvsa untuk dipelajari terlebih dahulu sebelum Arethvsa mengisi bagiannya yang kental dengan nuansa 90’s RnB. Inspirasi pembuatan lagu pun “Roadin” berawal ketika Andre& sedang mengulik melalui mesin perangkat lunaknya. Dari situ ia merasa mendapati aliran ide yang banyak terlebih pasca mendengarkan lagu milik Joyce Wrice, “Rocket Science.” Kiranya, nomor-nomor tersebut mampu menjadi sebuah makanan pembuka sebelum menyantap sajian EP Andre& di bawah identitas Ar&thvsa.

Human Interest
31.05.17

Belajar Pada Alam bersama Butet Manurung

Melalui Sokola Rimba, Butet Manurung membuka mata dunia pada kekayaan yang hidup pada keseharian masyarakat adat. Bahwa tak jarang mereka yang tinggal di pedalaman lebih terbuka secara pikir daripada kita di kota yang tak malu mengaku paling maju. Whiteboard Journal berbincang dengan Butet Manurung mengenai kritiknya terhadap sistem pendidikan, bantuan yang salah arah, dan kekayaan yang disimpan oleh masyarakat adat.

30.05.17

Menghindari Depresi Bersama Kursus Fisika

Lagu dibuka dengan nuansa yang cukup gelap; tempo merayap, bayangan letupan distorsi, serta konstelasi memabukkan. Berselang kemudian, hentakan drum yang penuh presisi menemani transisi irama sekaligus mengajak telinga meluapkan kenikmatannya. Kira-kira seperti itu gambaran terbaru dari unit alternative-rock asal Yogyakarta, Kursus Fisika yang berjudul “Dye Your Hair, Don’t Die.” Dibentuk pada pertengahan 2016, Kursus Fisika menjadi nama yang tepat untuk merepresentasikan hari-hari seorang remaja sekolah yang bolos kelas kursus untuk ke studio musik dan memulai sebuah band. Namun alih-alih bicara tentang mata pelajaran yang membuat kepala mumet, unit ini merilis lagu dengan nuansa mengenai momen-momen depresi dalam kehidupan, serta menegaskan bahwa bunuh diri bukan jawaban yang dibutuhkan. Lewat lagu ini pula, unit ini menekankan anggapan ketimbang mengakhiri nyawa, mungkin mengecat rambut dengan warna-warna mencolok; yang dianggap sebagai pertanda seseorang mengalami sebuah fase menarik, dapat menjadi salah satu solusi.

Heart Attack
30.05.17

Vol.33

I’m completely thrilled to present the latest installment of Heartattack. Massive shout outs to Indra Menus for the incredible tracklist on our previous episode, here I am tangled in a glorious nostalgic encounter. Skramz or screamo has been widely misunderstood for its mainstream appeal, whereas we have all these great alternate scene; filled with massively underappreciated outfits from different parts of the world. These are tiny reflections of my appreciation towards the style, the zeitgeist, the energy and the substance. Listen to this episode of Heart Attack on Whiteboard Journal's Mixcloud. Tracklist: 01. Welcome the Plague Year - Behold a Pale Horse 02. Ampere - We Neither Rise Nor Fall 03. Hassan I Sabbah - Watching the Eyes of Someone Lying 04. Shikari - Post Student Syndrome 05. Circle Takes the Square - Same Shade As Concrete. 06. Daighila - Hunt 07. City of Caterpillar - When Was the Last Time We Painted Over the Blood On the Walls 08. Kaospilot - Rethink the Guidelines 09. Orchid - I Am Nietzche 10. Pg99 - In Love with an Apparition 11. Piri Reis - When Life Hand You Grenade 12. Daïtro - Chaque Seconde 13. Utarid - There is Definitely Room For Growth 14. Saetia - Notres Langues Nous Trompent 15. Anomie - Avorter N’est Pas Tuer 16. Textbook Traitors - Diagram of How To Take a Punch 17. Orbit Cinta Benjamin - Fuck Tomorrow 18. Sjanse - An End to No End 19. La Quiete - * 20. Hot Cross - A Tale for the Ages

29.05.17

The Breakfast Club dan Asupan Gizi di Waktu Pagi

Ada yang berkata bahwa cara tepat untuk merawat sebuah kenangan masa lampau adalah dengan memeluknya erat. Mendekap penuh hangat serta menjaganya agar esensi yang terkandung dapat disalurkan di momentum mendatang. Kiranya hal itu pula yang sekarang dilakukan oleh kolektif asal Malang, The Breakfast Club. Pasca melepas tiga nomor berjudul “Daisy”, “Distance”, serta “My Humanoid from the Outer Space” di tahun 2016, kali ini, The Breakfast Club kembali merilis nomor baru berjudul “Silent Caravan.” Sebuah lanskap yang menceritakan perihal kenangan serta upaya menikmati masa kebebasan. Apabila ditelisik lebih jauh, aroma 90’s indie/jangly pop ala Ballads Of The Cliché, Aztec Camera, Belle & Sebastian begitu terasa pada lagu-lagu mereka. Komposisi yang sederhana dengan warna riang juga tanpa beban menghiasi sudut-sudut rutinitas bersama keinginan menghilangkan penat di kepala. Beranggotakan Mucho Karmuko (vokal) dan Bimo Soerjoputro (gitar), The Breakfast Club dibentuk di tahun 2015. Rencananya, EP perdana mereka yang bertajuk Morning People akan diluncurkan ke khalayak ramai dalam waktu dekat. Membawa roman kejayaan Britpop, musik mereka patut dimasukan ke saku playlist guna menemani hari-hari yang membosankan. https://soundcloud.com/wearethebreakfastclub

Load More Articles whiteboardjornal, search
whiteboardjournal, play
Music
NOW PLAYING

Screen Time with .Feast & The Panturas

Invent Your Future

Temukan siapa dirimu dan bagaimana karaktermu menentukan arah masa depan.


Tentukan Di Sini whiteboardjournal, search

Follow us on social media

Instagram whiteboardjournal, search Facebook whiteboardjournal, search Twitter whiteboardjournal, search

Subscribe to the Whiteboard Journal newsletter

Good stuff coming to your inbox, for once.