Latest stories

13.06.17

Sometime and Someplace with Cornelius

Japanese producer-turned recording artist Keigo Oyamada, better known as Cornelius, recently dropped a video for Sometime/Someplace. In this other peek into his latest album Mellow Waves, he takes viewers into a ‘dive’ in a world of his creation, where he’s seemingly floating into space in mellow and transcendent bass tunes. Often described as experimental with his music, Cornelius is perhaps proving it to be true with the depths taken into creating another ‘world’ with Sometime/Someplace. With the beats, the bass, all with a touch of his Shibuya flare, Cornelius is definitely prepping the audience to welcome his fresh come back after over a decade of break.

Bamboo Twist
13.06.17

Feel and Chill

Songs for you to chill and long for dreamy, nostalgic moments 1. Lola Marsh - Wishing Girl 2. Spissy - Her Heart 3. Jens Lekman - Evening Prayer 4. Fazerdaze - Jennifer 5. Le Couleur - Femme 6. Warpaint - Ashes To Ashes 7. Tiger Waves - In Retrograde 8. Hein Cooper - Rusty 9. Dillon - Thirteen Thirtyfive 10. Ontario Gothic - Foxes In Fiction 11. Varsity - So Sad, So Sad 12. Night Moves - Colored Emotions 13. Salvia Palth - I Was All Over Her

12.06.17

The End is Possibly Near for Childish Gambino

Could an artist loose the vibes of his musical distinction after a significant number of published albums or records? Are those just other words for losing inspiration? As a part of the audience, we may not have the answer. All that we may know is that we might just not be ready for Childish Gambino to leave us hanging for good. Donald Glover, who is better known in the music industry as Childish Gambino, announced recently at the Governor’s Ball that his next album might be his last. Stating that his continuation in the music industry would no longer be ‘necessary’, he felt he wouldn’t want to compromise his ‘punk’ approach to creating music after the successful rise of Awaken My Love, which is what continuing his persona as Childish Gambino might just do. According to Glover, Perhaps Glover is acting smart and efficient by leaving the stage for good at the peak of Childish Gambino’s fame. He said, Redbone may have gotten many hooked to Gambino’s chill, laid-back yet electrifyingly addicting takes on being “punk”. But perhaps, this way of quitting his musical persona may just allow Glover to keep with him the remains of Gambino’s golden days as what will forever be known of Childish Gambino in his audience’s memories. After all, we will never look back and point at him as “that one-time wonder that people just wasn’t interested in listening to anymore.”

12.06.17

Seleksi Karya: The Jadugar

Video menjadi medium yang ikut mengembangkan subkultur musik pop pada dekade 90-an hingga medio 2000-an lewat pengaruh MTV yang diadaptasi di banyak negara. Adalah The Jadugar, sebuah proyek dari duo videomaker yang banyak membuat video klip untuk beberapa unit musik dalam negeri sidestream maupun mainstream saat itu. Henry “Betmen” Foundation dan Anggun Priambodo berbagi bingkai dalam karya video musik mereka yang terkesan kitsch dengan banyak memproduksi elemen sederhana.

09.06.17

Ti Amo, Phoenix!

Tidak dapat disangsikan dua album terdahulu mereka Wolfgang Amandeus Phoenix (2009) dan Bankrupt! (2013) mempunyai afeksi luar biasa. Tur dunia yang padat, single menduduki hingga mengisi festival-festival besar di penjuru dunia. Dari band indie yang hanya bisa memuja Cassius beralih menjadi salah satu pesona di jagat permusikan. Namun setiap kesuksesan memiliki konsekuensi tersendiri. Kebosanan dan pelbagai sikap yang sering diejawantahkan sebagai macetnya inspirasi menjangkiti kuartet asal Versailles tersebut. Suka tak suka, produksi karya harus dihentikan sementara waktu sampai akhirnya mereka memutuskan untuk melepas album terkini yang bertajuk “Ti Amo.” Tiga nomor dikeluarkan sekaligus guna menjaga antusias lahirnya nuansa menyegarkan. Adalah “J-Boy”, “Ti Amo”, dan “Goodbye Soleil” yang didapuk Phoenix selaku senjata andalan. Secara garis besar, musikalitas mereka tak berubah banyak kecuali nada-nada mayor yang mendominasi lanskap notasi. Ketukan yang elegan, maupun permainan gitar repetitif masih menguasai papan teknis Thomas Mars, Deck d’Arcy, Laurent Brancowitz, dan Christian Mazzalai. Munculnya album ini membawa angin sejuk tentang pertemuan yang diidam-idamkan sejak lama; musim panas, roman bahagia, atau kerinduan tak berbalas. Phoenix terlahir kembali seperti era French pop yang memenuhi seleksi lagu di Cherie FM atau Radio Nova dan sesuai judul albumnya, tiap lagu yang ada di dalamnya membuat pendengar ingin menghujani mereka dengan kata “ti amo.”

Loka Suara
09.06.17

Kalbu

Episode Loka Suara kali ini berisikan lagu-lagu indah yang menyentuh kalbu. 01. Chrisye - Kala Sang Surya Tenggelam 02. Sore - Aku 03. Suarasama - Sang Hyang Guru 04. Ramayana Soul - Terang 05. The Milo - Daun dan Ranting Menuju Surga 06. Tigapagi - Tangan Hampa dan Kaki Telanjang 07. Banda Neira - Sampai Jadi Debu (Menampilkan Gardika Gigih) 08. Bin Idris - Di Atas Perahu 09. Efek Rumah Kaca - Kuning

Load More Articles whiteboardjornal, search
whiteboardjournal, play
Music
NOW PLAYING

Screen Time with .Feast & The Panturas

Invent Your Future

Temukan siapa dirimu dan bagaimana karaktermu menentukan arah masa depan.


Tentukan Di Sini whiteboardjournal, search

Follow us on social media

Instagram whiteboardjournal, search Facebook whiteboardjournal, search Twitter whiteboardjournal, search

Subscribe to the Whiteboard Journal newsletter

Good stuff coming to your inbox, for once.