Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Dalam columnya kali ini, Feby Ramadhani menceritakan pengalamannya dalam mengembangkan ide untuk startup dan melihat bagaimana millennials berkarya dengan caranya sendiri di era sekarang ini.
David Bowie made him wants to across the globe and explore music through MTV as a platform for unheard voices. During Ubud Writers & Readers Festival 2017, we talked to Nusrat Durrani, General Manager of MTV, the creator and executive producer of the Rebel Music series about how love became the origins of all, yet still often depicted differently by media.
8 songs filled with fuzz-drenched guitars taking the lead to make your days that much heavier... except song number two, but it is still heavy enough so yeah, enjoy the Fuzz Monster!
01. Dead Meadow - Rocky Mountain High
02. Blood on the Wall - On My Mouth
03. Magik Markers - Axis Mundi
04. LSD March - Dare Ga Hoera
05. Sigmun - Land of the Living Dead
06. Boris with Michio Kurihara - Sweet no.1
07. Comets on Fire - The Bee & The Crackin' Egg
08. Nagisa Ni Te - The True Sun
Setelah sukses memanggungkan Fazerdaze Oktober lalu, tiga kolektif Studiorama, Six Thirty Recordings dan Noisewhore kembali bekerja sama untuk mendatangkan unit noise rock/post punk bernama A Place to Bury Strangers.
Bicara film yang diadaptasi dari buku fiksi maupun non-fiksi, kita tidak bisa jauh dari sosok David Fincher. Sutradara asal Amerika ini mampu mengadaptasi sebuah cerita, menarasikannya dengan lihai, serta menciptakan twist yang membuat penonton ingin melihat film-filmnya lagi. Di antara deretan film suksesnya seperti “Fight Club,” “Seven,” dan “The Girl with The Dragon Tattoo,” film “Zodiac” merupakan karyanya yang paling apik di genre ini.
Diadaptasi dari buku non-fiksi yang ditulis oleh Robert Graysmith pada 1986, film ini mengisahkan pemburuan seorang pembunuh berantai yang menjuluki dirinya dengan nama "Zodiac”. Semenjak kasus perdananya pada 1969, investigasi “Zodiac” digencarkan oleh berbagai pihak kepolisian dan media, walaupun berhasil mendapatkan tersangka yang kuat, kasus ini tidak mendapatkan hasil, lantas diberhentikan. Sosok “Zodiac” tidak diketahui hingga kini.
Film ini bisa dikatakan tidak memiliki tokoh utama, tapi fokus setidaknya pada 3 tokoh, yaitu kartunis dan penyelidik amatiran Robert Graysmith (Jake Gyllenhaal, penulis buku non-fiksi “Zodiac”), jurnalis Paul Avery (Robert Downey Jr.), serta inspektur David Toschi (Mark Ruffalo). best place to buy ammo online We will also advise you on what to look out for and what to be aware of when purchasing. lease bear with us. We may well be stating the obvious, but feel it is important to reiterate the benefits of buying ammo online
Zodiac (2007)
Sutradara: David Fincher
Sinopsis: Pada akhir tahun 60-an dan awal tahun 70-an, San Fransisco diselimuti teror oleh pembunuh berantai bernama Zodiac. Jurnalis Robert Graysmith dan Paul Avery, beserta penyelidik David Toschi terobsesi untuk menguak identitas pembunuh. Selama masa penyelidikan, Zodiac terus mencari korban dan menebar ancaman.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?