In this Open Column submission, Sheilla Njoto invites us to consider one thing in the pursuit that is modern love: Are we dating, or are we just self-marketing?
For his December Column, Alvi Ifthikhar lists and explains his favorite films of 2015. Take a look and find out why he believes these ten films should be on your 'to watch' lists if you haven't seen them already.
In her new series titled "Jakarta's Youth in Real Life," Yanti Sastrawan writes about her observations of Jakarta youth's social media habits. In her first essay, Yanti talks about how social media is a tool for many of Jakarta's youth to prove their existence and belonging in the greater social context, using their fascination with IKEA as an example.
Pada tulisan pertamanya di section column, Alvi Iftikhar bercerita mengenai film-film yang memiliki makna lebih baginya. Lebih dari kategori film bagus, film-film pilihannya adalah karya yang mampu menggugah bahkan melalui alur cerita sederhana. Mulai dari film karya Woody Allen, hingga Yasujiro Ozu, Alvi mengajak pembaca untuk tertawa dan juga merenung melalui lima film pilihan ini.
Setiap hari ada band baru yang muncul di bumi Indonesia. Jawa Timur sebagai salah satu bagiannya menyimpan potensi yang menarik untuk digali lebih dalam. Tulisan ini akan menuliskan 11 nama dari Malang dan Surabaya, yang menarik untuk didengarkan dan ditunggu perkembangannya di masa yang akan datang.
Dalam artikel Column kali ini, Ken Jenie bercerita mengenai teknologi digital dan bagaimana keakraban orang dengan desain interface dalam komputer memberi akses lebih luas kepada masyarakat yang ingin menuangkan ide dalam bentuk karya musik.
In her second submission for Open Column, Feby Ramadhani continues with her theme of interpersonal communications and technological advancement. In this case, her essay addresses the relationship and interaction between people and the ever developing digital industry.