In this Open Column submission, Sheilla Njoto invites us to consider one thing in the pursuit that is modern love: Are we dating, or are we just self-marketing?
Dalam tulisannya, Ibrahim Soetomo menceritakan tentang peralihannya menjadi penulis seni dan mengangkat tentang pentingnya menciptakan sebuah infrastruktur seni yang utuh dan tidak hanya diisi oleh seniman, tapi juga pelaku seni lain.
In her entry for open column, Andrea Kimberly shares her story about Mutia, an innocent little girl that lives in the big city with all of its complexity.
Pada submisi open colum-nya, Nadia Maghfira menuliskan tentang bagaimana kehidupan di desa mengajarkan banyak mengenai kehidupan serta hal-hal yang ada di dalamnya.
Dalam columnya kali ini, Feby Ramadhani menceritakan pengalamannya dalam mengembangkan ide untuk startup dan melihat bagaimana millennials berkarya dengan caranya sendiri di era sekarang ini.
Cendekiawan muda Kota Bandung, Idhar Resmadi menuliskan mengenai bagaimana desain menjadi salah satu identitas tersendiri bagi tanah tinggalnya. Meski demikian Idhar juga melihat banyak tantangan baru muncul dalam posisi bagaimana kota tersebut mengolah dan memanfaatkan potensi yang ada di dalamnya.