Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Back in Joyland Festival Jakarta 2024, we had a talk with the Tokyo-based indie rock outfit, DYGL, on topics ranging from their star-studded debut album production, to their take on singing in English.
In this Open Column submission, Tri Subarkah took a look back and collected the memories from his childhood, which happened to have witnessed May 1998 and the wake of Reformasi, and juxtaposed said recollections to how things are standing today and forwards.
Dalam submisi Open Column kali ini, Adinan Rizfauzi menantang ide 'pemilihan umum' yang semakin hari mulai kehilangan arti 'umum' di dalam pelaksanaannya, meski proses ini masih penting demi konsolidasi demokrasi.
During Joyland Festival Jakarta 2024, we conversed with Surprise Chef to discuss about how living together impacts their creative processes, being among the roster of one of the big honchos of contemporary soul music, and their house cat: The Fabulous Baby Huey.
Amidst his committed schedule at JAFF-19, we met with Tsai Ming-Liang for a brief yet insightful interview on filmmaking, Abiding Nowhere, and the role of art museums in films today.
Dalam submisi Open Column ini, Julia Prabarani menginvestigasi dan mengeksplor segala yang bersangkutan dengan ciu Bekonang—dari sejarah hingga pabrik dan relasi kuasa pemilik modal–tenaga kerja di dalamnya.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?