Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Dalam submisi Open Column kali ini, Muhammad Afriza Adha mengisahkan karakter-karakter di suatu semesta yang tidak mengenal garis finis, dan tidak pernah diberikan kesempatan untuk memilih jalan hidupnya sedari rahim—semua sebagai bentuk refleksi terhadap ketidakadilan sosial yang seakan-akan 'normal' di sehari-hari.
In this Open Column submission, Roro Kinasih proposes how—with regards to the countless crises today, the exclusionary design of modern environmentalism, to core-core TikToks—the key to saving the planet isn’t getting people to care, but to get them feel kinky, disgusted and emasculated.
Dalam submisi Open Column ini, Daffa Batubara membahas sekaligus menyinyalir bagaimana salah kelola politik membuat ancaman sengsara dan nestapa untuk kita semua di hari tua menjadi lebih nyata.
From topics around romance, his humble beginnings on YouTube, to hanging out with fans and friends, we sat down with grentperez before the release of his newest album, Backflips in a Restaurant.
In this Open Column submission, Aldo Marchiano Kaligis and Dimas Bagus Arya, as members of KontraS, cast their memories as to bring about just how close we all are to regress into authoritarianism all over again through the eyes of fellow millennials.
Dalam submisi Open Column ini, Intan Zariska Daniyanti banyak menuangkan kegamangan personalnya yang tetap berkecamuk di tengah jayanya berita-berita memprihatinkan, sekalian mengingatkan bahwa kita masih memiliki ruang untuk mendengarkan keresahan di kepala kita sendiri.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?