Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Berbasis di Rawamangun, Jakarta Timur, Serrum adalah sebuah unit yang cukup berbeda dengan kolektif seni pada umumnya. Dengan memilih pendidikan sebagai fokus utama, Serrum menjadi salah satu kolektif yang cukup penting eksistensinya, baik bagi perkembangan dunia seni maupun pendidikan.
In this episode of Stereo Strange, we are taking a stroll on the left-field. Odd and sometimes challenging listening, you can either shun it or let it seep into your consciousness.
01. Tomorrow People Ensemble - Magic Mushroom
02. Sun Araw, M. Geddes Gengras, The Congos - Sunshine
03. Boredoms - I'm not Synthesizer
04. Fennesz, O'Rourke & Rehberg - Floating My Boat
05. Trio 3 x Getatchew Mekuria Mashup
06. Gang Gang Dance - Revival of the Shittest Track 05
07. Hisato Higuchi - Watashi Wa Asa O Matteita
08. o - Klatter 1
09. Eric Dolphy - Gazzelloni
10. Gary Bartz - The Warrior's Song
From art, design, music, to film, sports and food, Indonesia's creative scene never ceases to surprise us, and it has been an honor to share with you the stories of people, places, products, and events that make this archipelago such a fascinating place to live in.
For the past 6 years, Whiteboard Journal has almost been exclusively in English. With our growing local readership, we have recently begun publishing stories in Bahasa Indonesia, and the number of articles in Indonesian will continue to grow in the future. As stories relevant to Indonesia and Indonesians is the center of our editorial team's vision, with Bahasa Indonesia we hope our stories could reach a wider audience, and that more individuals can learn about and appreciate the fascinating people, places, products, and events we discuss on the pages of our website.
Article examples:
OK VIDEO 2015
ESENSI DESAIN BERSAMA HANNY KARDINATA
We would like to know what you think about our transition. Please tell us via our social media (links below) your opinion about Whiteboard Journal being a bilingual website, and whether or not you would enjoy more articles in Bahasa Indonesia. Thank you, our readers, for reading this announcement, and we truly look forward to your response.
--
Selalu ada kejutan baru dari dunia seni, desain, musik, film hingga kuliner di Indonesia, dan sejauh ini sangat membanggakan bagi kami untuk berbagi cerita dari tokoh, tempat, produk, hingga acara yang membuat negara ini menjadi tempat yang selalu menarik untuk ditinggali.
Selama ini, Whiteboard Journal telah mendedikasikan diri sebagai situs berbahasa Inggris. Setelah 6 tahun eksistensi situs ini, kami ingin memulai langkah baru dengan mulai menyajikan cerita dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Langkah ini akan semakin kami kembangkan ke depannya. Visi utama kami untuk berfokus pada cerita serta peristiwa yang relevan di Indonesia menjadi pertimbangan utama dari keputusan ini. Dengan ini, kami juga berharap bahwa tulisan kami bisa dinikmati oleh khalayak yang lebih luas. Supaya cerita sekaligus inspirasi dari berbagai kalangan yang menjadi bahasan di website kami bisa menjangkau individu-individu baru.
Contoh Artikel:
OK VIDEO 2015
ESENSI DESAIN BERSAMA HANNY KARDINATA
Kami ingin mengetahui pendapat Anda mengenai transisi ini, hubungi kami melalui aku social media kami atau pada link di bawah untuk menyatakan opini Anda mengenai format baru Whiteboard Journal sebagai situs dua bahasa. Terima kasih atas waktunya untuk membaca pengumuman ini, dan sekali lagi, kami menunggu pendapat Anda mengenai perihal ini.
Please leave your comments via:
Whiteboard Journal Facebook Page
Whiteboard Journal Twitter
Ken Jenie loves learning and talking about music, and in his latest Column, he talks about vocals and lyrics. As they are an integral part of much of the music he listens to, he speaks of his opinion on lyrics' ability to add new dimensions to a song.
Sebagai salah satu angkatan awal di dunia desain grafis di Indonesia, Hanny Kardinata telah mendedikasikan waktunya untuk mengembangkan disiplin ilmunya tersebut. Setelah pensiun sebagai pelaku dalam dunia desain, beliau terus menyalurkan visinya melalui situs dgi.or.id. Whiteboardjournal berkesempatan untuk mengunjungi beliau di Sun Studio untuk berdiskusi tentang sejarah serta gagasannya mengenai field desain grafis.
Moustapha Spliff's back for number 40 with plenty of mind bending killers including a couple of gems from two of Yogyakarta's finest.
01. Bengee - 1969 EMS VCS3
02. Flying Lotus - Turtles
03. Beastie Boys - Eugene's Lament
04. Mulatu Astatke / The Heliocentrics - Dewel
05. The Gaslamp Killer - Dead Vets feat. Adrian Younge & MRR
06. Drugi Nacin - Zuti List
07. 3 Hurel - Omur Biter Yol Bimez
08. Jean-Claude Vannier - Le Roi Des Mouches
09. Baris Manco - Lambaya Puf De
10. Suarasama - Playing Gambus
11. Arif Sag - Osman Pehlivan
12. Seks & Tahta - Ekspedisi Malaria
13. Omar Khorshid - Rakset El Fadaa
14. The Group - The Feed-Back
15. The Gaslamp Killer - Anything Worse
16. Kambiz - Love Knowledge
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?