Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Setelah lulus kuliah dari Universitas Gadjah Mada, Alia Swastika memutuskan untuk terjun ke dunia seni. Sebagai kurator, Alia telah mengkurasi beberapa pameran solo untuk seniman seperti Eko Nugroho dan Jompet Kuswidananto, dan juga acara internasional seperti seri Equator Jogja Biennale. Kami mendapatkan kesempatan untuk berbincang dengan Alia Swastika saat beliau mengunjungi Jakarta untuk mempromosikan Jogja Biennale tahun ini dengan pameran di Ruci Artspace.
A preview of what's to come on Stereo Strange. What exactly will it be? Stay tuned and find out!
01. Illogic - Countdown
02. Anat Cohen - Espinha De Bacalhau
03. J.D. Allen - Disambiguiation
04. Jackyy Terasson - Take 5 (Take 2)
05. Nir Felder - Sketch 2
06. Pharaoh & The Underground - Spiral Mercury
07. O-Evans - Four
08. Lope & Antilope - Hope (For the Moment)
09. Chris Lightcap's Bigmouth - Stillwell
10. Pat Metheny/Antonio Sanchez/Christian McBride - Let's Move
Dalam kunjungannya ke Jakarta, Erect Magazine berkesempatan untuk mampir ke kantor Whiteboard Journal untuk bertukar gagasan mengenai perkembangan dunia seni underground, penerbitan DIY hingga pentingnya arsip fisik untuk masa yang akan datang.
Mr. Spliff is back sharing the decks on this unusually short 42 minute set.
01. Bengee - 1975 Moog Polymoog
02. Adventure Time - Set On Satellites
03. Gonjasufi - Kowboyz&Indians
04. Kamuran Akkor - Ikimiz Bir Fidaniz
05. Maverick - The Interference (Feat. Bin Idris)
06. Cro-Magnon - Morning Haze
07. Photek - Axiom
08. Company Flow - Gigapet Epiphany
09. Maverick - Interplanetary Grand Prix 3030
10. Flower Travellin' Band - Satori Part II
Agam Hamzah adalah salah satu musisi tanah air yang paling bertalenta. Tertarik dengan musik jazz sejak umur dini, Agam Hamzah belajar bermain gitar, dan sekarang di kenal sebagai 'master guitar player.' Kami mendapat kesempatan untuk berbincang-bincang dengan Agam Hamzah di Farabi Music School, dimana beliau telah mengajar murid-murid segala usia selama 15 tahun.
Melihat lebih jauh ke dalam salah satu elemen kunci yang masih sering terabaikan dari karir salah satu band paling sukses dari scene independen, White Shoes and The Couples Company. Obrolan bersama "Warga", tim produksi dari White Shoes and the Couples Company mengenai hubungan mereka dengan band, cerita-cerita personal, hingga apa yang membuat musik White Shoes spesial.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?