Latest stories

16.09.15

Metode Berkarya bersama Arin Sunaryo

Sebagai salah satu seniman lokal yang karyanya dipamerkan di Guggenheim Museum, Arin Sunaryo adalah sosok yang cukup penting dalam peta seniman nasional. Whiteboard Journal berkesempatan untuk berkunjung pada pameran solo Arin yang bertajuk “Karat” untuk berbincang mengenai konteks global, eksplorasi materi hingga keinginannya untuk mencari makna baru bagi term lukisan.

15.09.15

Meja Makan #1: Saidjah & Adinda

“Sebab kita bersukacita bukan karena memotong padi; kita bersukacita karena memotong padi yang kita tanam sendiri.” - Multatuli, Max Havelaar: Or the Coffee Auctions of the Dutch Trading Company Dalam beberapa tahun terakhir, berkembang tendensi dimana sebuah produk dimaknai tak hanya dari hasil akhirnya, melainkan dilihat secara menyeluruh. Mulai dari awal mula barang mentah, kandungan, proses mengolah hingga presentasi penyajiannya. Semua dinilai setara esensinya. Budaya ini mengajak konsumen untuk memiliki pengetahuan yang lebih dalam proses konsumsi, tak hanya sekedar sistem menghabsikan nilai guna sebuah barang. Produk yang dikonsumsi diapresiasi pada setiap tataran dan tahapannya. Meja Makan #1: Saidjah & Adinda berada garis terdepan sebagai bagian dari budaya apresiasi ini. Diinisiasi oleh Kushandari Arfandewi dari Kelinci Tertidur, seri pertama Meja Makan adalah sebuah acara yang mengkombinasikan khasanah penganan nasional dengan elemen-elemen yang sebelumnya belum pernah dipertemukan sebelumnya dalam sebuah gelaran. Di dalamnya, digabungkan elemen desain dan seni yang kemudian dijalin rapi di atas tema sastrawi yang menjadi garis merah acara. Dengan bantuan dari Ruth Marbun dan Eugenio Hendro yang masing –masing mengerjakan aspek seni dan produk desain dari acara, kisah Saidjah & Adinda yang diambil dari potongan tulisan Max Havelaar dihidupkan kembali. Karya dari Ruth Marbun yang mengambil nukilan dari tulisan Max Havelaar menghiasi dinding dengan penataan tableware dan furniture oleh Eugenio Hendro. Tiga sesi menu yang disajikan mengambil inspirasi dari potongan narasi dari kisah hidup pasangan Saidjah & Adinda. Yang menarik, setiap menu diolah sedemikian rupa dari menu tradisional dengan twist yang membuat setiap hidangan menjadi semakin menarik. Penggunaan bahan baku yang secara spesial dipilih khusus dan diperkenalkan pada setiap tamu menambah kualitas tiga sesi sajian a la Kelinci Tertidur. Suasana Coworkinc sebagai setting tempat yang akrab dan hangat menjadi elemen tersendiri yang membuat spirit acara ini hidup. Ditambah dengan seleksi musik Indonesiana dari Mar Galo dan Udasjam, Meja Makan jelas sebuah acara yang akan ditunggu kelanjutannya.

Bamboo Twist
15.09.15

Dangdut Super Hits

Irama dangdut selalu menghibur dan menyenangkan. Semoga pilihan musik yang diputar bikin hati bergetar.

14.09.15

Cahaya Pelukis Kota

Teknologi smartphone telah menjadi sesuatu yang esensial di kehidupan kita sehari-hari. Huawei memperkenalkan Huawei P8 dengan fitur-fitur canggih yang sangat berguna dalam berkarya dan berkreasi. Bersama seniman grafitti NSANE5, kami mencoba salah satu fitur Huawei P8 yaitu Melukis Cahaya.

11.09.15

RRREC Fest in the Valley 2015

After the success of last year's RRREC Fest in the Valley, the nature weekend festival returns this year with a new lineup of musicians (curated by The Secret Agents and Pasangan Baru), workshops, and discussions. This time, the organizers are working closely with Ensemble Asia/Asian Music Network a music project that is dedicated of creating a network between musicians all across Asia. If this year's RRREC Fest in the Valley is anything like last year's, then expect a laid back 3-days in the company of musicians, artists, festival-goers, and the beautiful natural surroundings of Tanakita camping grounds. We will definitely be there, and we hope to see you at RRREC Fest in the Valley! Learn more about RRREC Fest in the Valley through this link. -- RRREC Fest in the Valley 2015 Performers: Tenniscoats Orkes Moral Pengantar Minum Racun Efek Rumah Kaca Stars and Rabbit Polka Wars Silampukau Sigmun DJ Sniff Bin Idris Jimbot Kok Siew Wai Yui-Saowakhon Muangkruan Jogja Noise Bombing Pemandangan W_Music Oomleo Berkaraoke Discussion Workshops: Organizing Music Festivals/Program South East Asia Music Festival/Program Network Creative Process of Writing Lyrics Artist Residency Workshop: Lifepatch Moch. Hasrul Indrabakti Muhammad Fatchurofi RRREC Fest in The Valley Package Deals: Package A Rp 1,700,000,- / person Facilities: - Exclusive tent in Tanakita campsite (max. for 4 people – sleeping bags – pillows – electrical plugs – rubber flooring mats – mattresses) - Communal bathrooms with shower cubicles (hot water) - Buffet breakfast – lunch – dinner - Bottomless cup of coffee and tea - Festival kit Package B Rp 1,000,000,- / person (Tent at the festival venue not included) Facilities: - Camping location in Arben campsite (next to Tanakita campsite) - Standard communal bathroom - Buffet breakfast – lunch – dinner - Bottomless cup of coffee and tea - Festival kit Package C Rp 5,200,000,- / tent (max. 4 people) Facilities: - Exclusive tent in Tanakita campsite (max. for 4 people – sleeping bags – pillows – electrical plugs – rubber flooring mats – mattresses) - Communal bathrooms with shower cubicles (hot water) - Buffet breakfast – lunch – dinner - Bottomless cup of coffee and tea - Festival kit We will provide tents and transportation Jakarta – Tanakita (return) with additional cost. All packages do not including transportation to Tanakita (return) Only 500 tickets available!! Infants under 3 years of age will be free of charge if they sleep with their parents. Registration: http://rrrec.ruangrupa.org/2015/registration/ info.rrrecfest@gmail.com Supporting partners: RURU Radio, RURU Shop, Asian Music Network, Japan Foundation, Ford Foundation, Sampoerna Go Ahead, Omuniuum, The Wknd, Bobobobo, C2o, Houtenhand More information and updates: http://rrrec.ruangrupa.org/ Facebook: RRRec Fest Twitter: @RRREC_Fest Instagram: @RRREC_Fest Hotline: 0897 9820 820

Fat Cat Ffonz
11.09.15

Empatpuluhtiga

Number 43. It's the one after 42. Techno, psych, wonky jazz, long winded krautrock and other killers.

Load More Articles whiteboardjornal, search
whiteboardjournal, play
Music
NOW PLAYING

Screen Time with .Feast & The Panturas

Invent Your Future

Temukan siapa dirimu dan bagaimana karaktermu menentukan arah masa depan.


Tentukan Di Sini whiteboardjournal, search

Follow us on social media

Instagram whiteboardjournal, search Facebook whiteboardjournal, search Twitter whiteboardjournal, search

Subscribe to the Whiteboard Journal newsletter

Good stuff coming to your inbox, for once.