Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Portofolio adalah salah satu fitur terbaru pada section focus kami. Pada seri ini, kami berusaha untuk mendokumentasikan berbagai karakter dari studio desain yang ada di Indonesia dengan mengulas sekaligus mendisplay visi dan karya mereka. Kali ini Nusae Design menjadi fokus portfolio.
Semua orang memiliki kemampuan dan potensi untuk membuat karya. Tapi salah satu hal yang utama dalam berkarya adalah keberanian untuk menciptakan karya yang berani dan berbeda. Bekerja sama dengan Lenovo Yoga, tulisan ini mengkompilasikan beberapa seniman dengan semangat #Goodweird untuk menjadi inspirasi dalam berkarya kepada pembaca.
In her second submission for Open Column, Feby Ramadhani continues with her theme of interpersonal communications and technological advancement. In this case, her essay addresses the relationship and interaction between people and the ever developing digital industry.
Konferensi-festival desain yang diselenggarakan secara tahunan di Surabaya sejak 2011 kini kembali untuk kelima kalinya. Tahun ini, DIYSUB melibatkan lebih dari 45 desainer dan seniman dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Singapura, Surakarta, Pekanbaru, Hong Kong, Malaysia, Australia, dan Belanda. Menggandeng Kebun Binatang Surabaya sebagai mitra dan lokasi utama, DIYSUB kali ini mengambil tema “networks” untuk mengeksplorasi gagasan desain sebagai proses yang saling terhubung dalam ekosistem jaringan, antara manusia dan bukan manusia, makhluk hidup dan benda mati. Selama 19 – 25 Oktober 2015, nikmati lebih dari 20 program interaktif yang mengeksplorasi desain dan tema networks, antara lain melalui diskusi santai, lokakarya, pameran, pentas storytelling dengan lampion, pasar Design Faire, tur blusukan jalan kaki, dan Open Lab.
ACARA UTAMA
24 - 25 Oktober 2015
Lokasi: Kebun Binatang Surabaya (KBS)
ACARA SATELIT (PRA-ACARA)
15 - 23 Oktober 2015
Lokasi:
1) Pusat Kebudayaan Prancis (IFI) Surabaya
2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember
3) C2O library & collabtive, Jl. Dr. Cipto 22
TIKET
Selain workshop, semua acara DIYSUB gratis dan terbuka untuk umum. Namun, Anda perlu memesan dulu (pre-order) tiket DIYSUB untuk reservasi. Tiket DIYSUB memberi Anda akses gratis masuk ke KBS selama 24 – 25 Oktober 2015. Dapatkan tiket DIYSUB di www.diysub.com atau hubungi tiket@diysub.com, SMS/WA: 0816 1522 1216.
Untuk informasi lanjut silahkan ke www.diysub.com
Saturday, 24 October 2015
10.00 - 17.30 Surabaya ZooTower Ground Level Design Faire
Free & open to public
11.00 - 17.30 Surabaya ZooTower Level 2 Open Lab
Free & open to public
13.00 - 16.00 Surabaya Zoo
Library
Handmade Bookbinding
with @Vitarlenology
IDR 250,000/person, limited to 20 persons (register)
14.00 - 16.00 Surabaya Zoo
Stage Area
Casual Talk with Mark Low
IDR 100,000/person, limited to 40 persons
16.00 - 17.30 Surabaya Zoo
Tower Level 2
Watercolour Lettering with with @BBBani (@SUB.letter)
IDR 200,000/person, limited to 15 persons
10.00 - 10.10 Surabaya Zoo
Tower Level 3
Welcome address & introduction to DIYSUB
by DIYSUB Project Director
10.10 - 11.00 Surabaya Zoo
Tower Level 3
Lightning talk: 5 minute intro for 10 speakers
11.00 - 12.30 Surabaya Zoo
Tower Level 3
Panel 1: Sustainable Local Living: Food, Architecture, Technology
Hayu Dyah (Mantasa), Yu Sing (Studio Akanoma),
Haryadi (TETEG, Yogyakarta)
Moderator: Erlin Goentoro (Holopis)
12.30 - 13.30 Surabaya Zoo
Stage Area
Networking Lunch
For conference speakers & invited guests only
13.30 - 15.00 Surabaya Zoo
Tower Level 3
Panel 2: Community-based design, science and technology
Lifepatch, Paulista Surjadi (Kotakita), Gerdhu
Moderator: Debrina Tedjawidjaja (WAFT-LAB)
15.00 - 15.30
Guided tour to DIYSUB market, workshop, etc.
15.30 - 16.00 Surabaya Zoo
Stage Area
Coffee break
For conference speakers & invited guests only
16.00 - 17.30 Surabaya Zoo
Tower Level 3
Panel 3: Eventful spaces: Festival and market organising
Tarlen Handayani (Crafty Days), Nastasha Abigail (RRREC Fest), Adil Alba (Soledad & the Sisters Co.)
Moderator: Anitha Silvia (Indonesia Netaudio Festival)
10.00 - 17.30 Surabaya Zoo
Tower Ground Level
Design Faire
Free & open to public
11.30 - 17.30 Surabaya Zoo
Tower Level 2
Open Lab
Free & open to public
18.30 - 20.00 Surabaya Zoo
Elephant Ride Area
Lantern storytelling
11.30 - 15.30 Surabaya Zoo
Tower Level 4 & Plaza
Design Thinking Workshop
with Make.Do.Nia
14.00 - 15.30 Surabaya Zoo
Library
Brush Pen Lettering with @alvianthelmi (@SUB.Letter)
IDR 150,000/person, limited to 15 persons (register)
14.00 - 17.30 Surabaya Zoo
Stage Area
Tie dye by @Ikatcraft
IDR 250,000/person, limited to 20 persons
14.30 - 16.00 Surabaya ZooLibrary
Woodcarving by @Serbuk_Kayu
IDR 120,000/person, limited to 15 persons
Conference
09.00 - 09.30 Surabaya ZooTower Level 3
Honorary speech
09.30 - 11.00 Surabaya ZooTower Level 3
Panel 4: Design Thinking and Place-Making for Public Spaces
Aschta Nita Boestani Tajudin (Surabaya Zoo), Agus Imam Sonhaji (Surabaya City Development Planning Agency), RA Retno Hastijanti (Universitas 17 Agustus 1945)
Moderator: Paulista Surjadi (Kotakita)
11.00 - 11.30 Surabaya ZooStage Area Coffee break
For conference speakers & invited guests only
11.30 - 13.00 Surabaya ZooTower Level 3
Panel 5: Internet, media, meaning-making
Agung Iskandar (MakNews), Ken Jenie (Whiteboardjournal), Ricky Pradipta (Event Surabaya), Nadia Maya Ardiani (Merdeka FM)
Moderator: kathleen azali (Ayorek!)
13.00 - 14.00 Surabaya ZooStage Area
Networking Lunch
For conference speakers & invited guests only
14.00 - 15.30 Surabaya ZooTower Level 3
Panel 6: Connected/ing learning & urban sustainability
Zamroni (Kampung Sinau), Paulista Surjadi (Kotakita)
Moderator: Ari Kurniawan (Anak Bertanya & Ayorek!)
15.30 - 16.00 Surabaya ZooStage Area
Coffee break
For conference speakers & invited guests only
16.00 - 17.30 Surabaya ZooTower Level 3
Wrap-up discussion: Sustainable networks, beyond green design
17.30 - 17.45 Surabaya ZooTower Level 3
Closing
Joko Anwar adalah nama yang tidak asing bagi penggemar film. Sebagai sutradara dia pintar bercerita lewat medium film dan teater, dan Dia juga berhasil menunjukkan kemampuannya sebagai seorang aktor. Kami mendapatkan kesempatan untuk berbincang dengan Joko Anwar di Reading Room pada suatu sore dimana kami membahas karya pribadinya dan pendapatnya mengenai industri film Indonesia.
Bamboo Twist sesi ini menghidangkan jamuan ragam lagu band-band tenar seantero jagad dengan syair menggelitik dan nada-nada akrab.
1. Warteg Boys - Okelah Kalau Begitu
2. Mizta D - Memble Tapi Kece
3. Kuburan - Lupa Lupa Tapi Ingat
4. Mbah Surip - Tak Gendong
5. The Produk Gagal - Mari Juana
6. Farid Harja - Martabak
7. Wong Pitoe - Sakura Naik Delman
8. P-Project - Mencontek
9. The Panas Dalam - Hai Batman
10. PMR - Malam Jumat Kliwon
11. PSP & Kasino - Pengalaman Pertama
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?