Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Gagasan oleh tiga label ready to wear dari Indonesia menghasilkan ARA, sebuah konsep retail yang menonjolkan karya desainer fashion Indonesia. Toko di Jakarta Selatan ini menawarkan produk sekaligus konsep yang unik dan berdasarkan idealisme penggagas-penggagasnya. Kami berkunjung ke ARA dan berbincang dengan inisiatornya mengenai konsep dan tujuan retail mereka.
Ada yang berbeda dari apa saja yang mencuat dari Jogja, selalu ada kejutan yang muncul dari buah karya warganya. Dan kejutan itu bisa muncul dalam berbagai macam bentuk, terutamanya dalam karya seni, bisa jadi visual, bisa jadi bunyi. Leftyfish menjadi salah satu kejutan baru yang timbul di akhir tahun 2015.
Lahir dari nama-nama yang sebenarnya tak terlalu baru, ada Halim (Cranial Incisored, Udanwatu, Haphaetus) di gitar, Bono (Excausated) di drum, Andy (Soulsick) di keyboard, Bergas (Recycle Bicycle) di terumpet dan Ayu (Killed on Juarez) di vokal bisa dibilang merupakan line up dengan kualitas pada bidangnya. Membawakan lagu-lagu yang seperti meneruskan semangat Melt Banana dan John Zorn tapi dengat durasi yang lebih singkat dan lebih padat, Leftyfish dengan mudah menyeruak dan menarik perhatian.
Karakter terkuat mereka muncul dari bagaimana Leftyfish menarik dan mengobrak-abrik komposisi melalui gitar yang menggerinda dan ketukan drum yang menderu sebelum kemudian mengulur dan menata kembali telinga dengan tiupan terumpet, dan tak lama kemudian, mereka menghancurkannya kembali. Dirilis oleh Hitam Kelam Records, album ini sangat layak untuk didengarkan bagi penggemar musik avant garde yang eksentrik.
Pada usia belia, Rain Chudori telah mencatat namanya sebagai salah satu penulis muda potensial. Karyanya telah diterbitkan pada berbagai media besar nasional. Belakangan juga mulai berkarya di inisiasi kolektif sastra muda, The Murmur Housed dan dunia film. Whiteboard Journal berbincang dengan Rain mengenai proses berkaryanya hingga pendapatnya mengenai minimnya penulis wanita di bidang sastra.
Definitive Jux adalah label rekaman hiphop berasal dari New York City. Didirikan di tahun 1999 oleh EL-P dari Company Flow, Definitive Jux menghasilkan banyak rilisan yang dianggap legendaris di skena hiphop underground sebelum mengalami hiatus di tahun 2010. Berikut adalah 8 karya Definitive Jux yang patut di didengar dan dikoleksi.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?