Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Datang dari latar belakang pendidikan ilmu pemetaan bumi, nama Yusi Avianto justru kemudian dikenal dalam sastra. Sempat menjadi jurnalis Tempo sebelum kemudian memulai penerbitan sendiri dengan nama Banana Publishing. Ditemui di sela-sela proses penyelesaian novelnya yang telah ditunggu-tunggu, whiteboardjournal berbincang tentang perkembangan sastra lokal.
Note: This video is unable to be embedded, so you can watch it on Youtube via this link (click here).
Gareth Evans, the man who brought us The Raid and The Raid 2, has just published a short action sequence film on Youtube this Monday (25 Jan 2016). Featuring actors Hannah Al Rashid, Yayan Ruhian and Cecep Arif Rahman, Pre Vis Action is a samurai fighting piece taking place in the woods (shot in Wales). The black and white short film is action packed and full of dramatic moments akin to samurai films, but with choreography reminiscent current martial arts cinema.
According to a tweet by Gareth Evans, the cast was visiting him in Wales and they decided to test out some choreography ideas he had.
Is this a sign of what is coming next from Gareth Evans? We don't know, but it looks like it could be a promising endeavor.
Portofolio adalah salah satu fitur terbaru pada section focus kami. Pada seri ini, kami berusaha untuk mendokumentasikan berbagai karakter dari studio desain yang ada di Indonesia dengan mengulas sekaligus mendisplay visi dan karya mereka. Kali ini Sanrok Studio menjadi fokus bahasan.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?