Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Portofolio adalah salah satu fitur terbaru pada section focus kami. Pada seri ini, kami berusaha untuk mendokumentasikan berbagai karakter dari studio desain yang ada di Indonesia dengan mengulas sekaligus mendisplay visi dan karya mereka. Kali ini Sanrok Studio menjadi fokus bahasan.
The Jadugar adalah kolektif video duo yang dimotori oleh Henry Foundation dan Anggun Priambodo. Ruang Rupa mengantar Anggun bertemu Henry Foundation aka Betmen dalam sebuah proyek video yang menjadi titik awal terbentuknya The Jadugar. Dalam workshop itu, Anggun, Betmen, dan David Tarigan (Aksara Records) membuat videoklip The Jonis. Kolaborasi Anggun dan Betmen pun berlanjut hingga mereka membangun The Jadugar. Momen itulah Anggun memutuskan untuk serius menekuni dunia videoklip. Dari situ kemudian The Jadugar telah membuat berbagai video klip untuk musisi Indonesia dengan estetika yang setia kepada karakter musiknya, plus pendekatan yang selalu eksploratif dan eksentrik untuk karya video musik yang unik.
Sebagai pembuka, akan diputar juga sebuah video dari arsip Kolibri Rekords, label muda asal Jakarta yang telah menjadi fenomena baru dengan karakter sound rosternya yang khas. Seusai pemutaran video akan diadakan obrolan bersama The Jadugar dan kolektif Kolibri Rekords tentang karya mereka serta proses kreatif mereka dalam pembuatan video musik.
--
Untuk merayakan kembali karya video musik, Kinosaurus, Kolektif, dan Whiteboardjournal.com mempersembahkan, “Klip Klub” acara pemutaran video klip sekaligus diskusi bersama sutradara video klip musik pilihan. Dalam acara yang akan digelar setiap hari Rabu pukul 19:30 dari tanggal 20 Januari sampai 24 Februari 2015 yang bertempat di Kinosaurus ini, secara berkala akan mengajak sutradara videoklip pilihan untuk memutar karya-karyanya untuk kemudian didiskusikan bersama. Tak hanya itu kepada sutaradara yang telah dikenal, acara ini juga memberikan kesempatan bagi sutradara muda untuk berdiskusi sekaligus belajar secara langsung dengan sutradara senior. Setiap sutradara pilihan akan memilih sutradara lain untuk ikut menayangkan karyanya di acara ini sebagai perkenalan sekaligus pemicu jalannya regenerasi dalam budaya video klip musik lokal.
Sim F
20 Jan, 2016
19:30 WIB
The Jadugar
27 Jan, 2016
19:30 WIB
Cerahati
03 Feb, 2016
19:30 WIB
Tromarama
10 Feb, 2016
19:30 WIB
Gundala Pictures
17 Feb, 2016
19:30 WIB
Sinema Pinggiran
24 Feb, 2016
19:30 WIB
Kinosaurus
(Dalam Aksara Kemang)
Jl. Kemang Raya No. 8
Jakarta
12730
Di artikel Column pertamanya di tahun 2016 Muhammad Hilmi menulis mengenai musisi-musisi Indonesia yang karyanya dia tunggu. Dari permainan Bing yang playful sampai suara hangat dari Hara, baca mengenai 6 musisi/band yang karyanya patut ditunggu tahun ini.
Sejak merilis album full-length perdana yang berjudul "Dosa, Kota & Kenangan" di pertengahan tahun 2015, Silampukau (Kharis Junandharu & Eki Tresnowening) dengan cepat menjadi salah satu band favorit tanah air. Musik mereka berkiblat pada genre folk dan pop bernuansa nostalgia, dan lirik puitis pintar yang penuh dengan cerita tentang kota asal mereka, Surabaya. Di artikel ini kami berbincang dengan Silampukau mengenai pandangan mereka dan proses berkarya mereka.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?