Latest stories

13.07.16

Pri S.: Sepilihan Karya dan Arsip

Walau telah meninggalkan dunia pada tahun 2014 lalu, Priyanto Sunarto atau biasa dipanggil Pri S.; seorang perupa yang dikenal di kalangan desain grafis Indonesia, tetap mempengaruhi perkembangan desain sampai sekarang. Pengajar yang telah mendedikasikan hidupnya selama beberapa dekade di FSRD ITB ini menjadi pemersatu skena seni rupa antara Yogyakarta dan Bandung dengan keliatannya dalam membaca suasana dan kreativitas yang cair. Sayangnya, kesenjangan yang dulu dapat dihilangkan oleh Pri S. kini muncul kembali justru di dalam skena lokal. Untuk mengingat peran Pri S., Desain Grafis Indonesia (DGI) berupaya menghadirkan kembali sosok Pri S. melalui catatan dan uraian gagasan beliau dalam sebuah buku berjudul “Pri S.: Serumpun Tulisan” untuk para desainer muda sekaligus nostalgia para desainer kawakan yang pernah bekerja sama maupun menjadikannya panutan. Sebagai sebuah tribut, DGI bekerja sama dengan Selasar Sunaryo Art Space untuk menghadirkan karya-karya beliau yang beragam mediumnya yang dihadirkan dalam pameran karya dan arsip Priyanto Sunarto. Dalam rangkaian acara ini, DGI juga mengadakan bedah buku serta diskusi mengenai seni rupa Indonesia 1970-an dengan deretan panel pembicara yang ahli pada bidangnya. "Pri S.: Sepilihan Karya dan Arsip" Diselenggarakan pada: 22 Juli - 14 Agustus 2016 Kurator: Chabib Duta Hapsoro Selasar Sunaryo Art Space Jalan Bukit Pakar Timur No. 100 Bandung 22 Juli 2016 19.00 WIB - selesai Pembukaan oleh A.D. Pirous - "Pri S.: Serumpun Tulisan" 29 Juli 2016 15.00 - 17.00 WIB Ismiaji Cahyono (Desain Grafis Indonesia) Vera Rosana (Detego Studio) Triyadi Guntur (FSRD ITB) Riama Maslan (FSRD ITB) Arief Adityawan - "Priyanto Sunarto dan Seni Rupa Indonesia 1970-an" 5 Agustus 2016 15.00 - 17.00 WIB Jim Supangkat (kurator seni rupa senior, salah satu eksponen GSRB) Bambang Bujono (kritikus seni rupa) Aminudin TH Siregar (Direktur Galeri Soemardja & sejarawan seni rupa) Chabib Duta Hapsoro

13.07.16

Ekofenomenologi bersama Saras Dewi

Dikenal sebagai filsuf sekaligus pengajar muda di Indonesia, Saras Dewi memilih Filsafat Timur dan kemegahan alam beserta elemen mistikusnya sebagai area yang ia dalami. Whiteboard Journal berkesempatan untuk mengunjunginya di sela kegiatannya di kampus untuk membahas ekofenomenologi serta relasi antara manusia dan alam.

Stereo Strange
08.07.16

Voices

Current Ken's favorites.

Column
07.07.16

Musik dan Spiritualitas

Pada esainya kali ini, Idhar Resmadi menuliskan tentang bagaimana musik memiliki sebuah dimensi yang cukup mendalam, yakni spiritualisme. Tak peduli apapun genre-nya spiritualisme merupakan salah satu sisi dari musik. Dengan mengkaji dari sejarah, juga secara filosofis, Idhar mendedah bentuk spiritualisme yang tersembunyi dalam alunan musik.

06.07.16

Simbol dan Repetisi bersama Albert Yonathan

Dikenal sebagai seniman perwakilan Indonesia di Venice Biennale 2013, Albert Yonathan menunjukkan spiritualitas dalam repetisi pola keramik, layaknya mandala. Whiteboard Journal berkesempatan mewawancarai Albert di sela kesibukannya di Jepang untuk membahas mengenai spiritualitas dibalik susunan geometri yang selalu menghiasi karyanya.

Load More Articles whiteboardjornal, search
whiteboardjournal, play
Music
NOW PLAYING

Screen Time with .Feast & The Panturas

Invent Your Future

Temukan siapa dirimu dan bagaimana karaktermu menentukan arah masa depan.


Tentukan Di Sini whiteboardjournal, search

Follow us on social media

Instagram whiteboardjournal, search Facebook whiteboardjournal, search Twitter whiteboardjournal, search

Subscribe to the Whiteboard Journal newsletter

Good stuff coming to your inbox, for once.