Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Dalam columnya kali ini, Muhammad Hilmi mengulas rilisan kedua dari Elevation Books yang berjudul, "Setelah Boombox Usai Menyalak". Berisi kumpulan tulisan Ucok yang lebih dikenal sebagai pentolan grup hip-hop seminal, Homicide, tulisan ini melihat bagaimana Ucok menyerang segala hal yang bertentangan dengan pendiriannya, tak terkecuali dirinya sendiri.
FFWD Records (Fast Forward Records) dikenal salah satu representasi record label independen di Indonesia. Berbasis di Bandung, label yang lahir pada tahun 1999 ini telah mengkurasi musisi pilihan dengan karakter kuat. Bisa dibilang juga melalui rosternya, FFWD cukup berperan dalam membentuk musik independen lokal. Berikut adalah 8 rilisan FFWD Records yang patut didengar dan dikoleksi.
Minggu depan, Rabu, 17 Agustus 2016, Indonesia akan merayakan 71 tahun kemerdekaan bangsanya. Telah banyak sejarah tercipta dalam 7 dekade yang telah dijalani. Mulai dari kegagahan era Soekarno, "pembangunan" di era Soeharto hingga people power di era sekarang. Meski sebenarnya, jika berbicara mengenai konteks kemerdekaan, masih banyak yang bisa dipertanyakan mengenai status ini hidup di antara masyarakat kita.
Bekerja sama dengan Anton Ismael, fotografer ternama yang juga aktif berbagi ilmu melalui platform ciptaannya, kelas pagi, Efek Rumah Kaca menyentil isu ini dalam video klip "Merdeka". Entah disengaja atau tidak, video klip yang menampilkan gambar-gambar yang diambil di Papua ini beririsan dengan isu rasialisme yang belakangan menghantui. Tapi, alih-alih membuatnya menjadi video klip politikal yang menggurui, Anton Ismael justru mengajak kita untuk sejenak "hidup" di ujung paling timur Indonesia dan merasakan sendiri, bahwa mereka, kita, sama adanya. Sebuah pesan yang juga disampaikan Efek Rumah Kaca melalui lagu ini.
Lagu Merdeka sendiri sebenarnya merupakan materi lama dari tahun 2006 yang akhirnya diselesaikan pada awal 2016. Pertama dirilis dalam kolaborasi Efek Rumah Kaca dengan Inibudi, "Merdeka" menampilkan kombinasi format lama dengan pendekatan baru. Format lama dalam artian lagu ini dibuat dalam komposisi gaya lama Efek Rumah kaca, namun dengan pendekatan baru dimana Adrian menyanyikan seluruh bagian lagu diiringi instrumen tiup yang ditata lebih ke depan.
Lagu "Merdeka" kini dapat diunduh di iTunes dan dapat didengar di Apple Music.
Simak video Efek Rumah Kaca - Merdeka disini.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?