Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Walau genre satir dalam literatur sudah berkembang sejak zaman dulu, namun beberapa tahun belakangan publik mulai “terhibur” dengan format satir dalam bentuk komik ala Matt Groening dan Jean Jullien. Salah satu seniman yang menghadirkan satir tersebut adalah Reza Mustar aka Azer. Selain sibuk sebagai penyiar di RURU Radio, Azer juga dikenal dengan moniker Komikazer. Kami menemuinya di rumah untuk membahas sindiran halus yang ia coba sampaikan lewat komik.
"Days of Being Wild" Is the title of this Selected mixtape by Sajama Cut's frontman, Marcel Thee. The band is due to release their 4th full-length, Hobgoblin, an album 5-years in the making. In this episode of Selected, Marcel shares a mixtape featuring ten songs with us, we hope you enjoy it as much as we do.
01. Bastro – Demons Begone
02. Wire – Champs
03. Black Flag – Depression
04. Danzig – Am I Demon
05. Beck – I Get Lonesome
06. Joy Division – Wildenerness (Live at the Factory, Hulme)
07. Swell Maps – H.S Art
08. Jesus Lizard – If You Had Lips
09. Arp – From a Balcony Overlooking the Sea
10.Bill Callahan – Eid Ma Clack Shaw
Berkat karakternya yang kuat dan ketertarikannya pada tema horor dan fantasi, Natasha Gabriella Tontey (NGT) melahirkan sebuah toko fiksi sebagai karya residensi di Koganecho Bazaar Yokohama, Japan pada tahun 2015. Menggunakan gedung yang dulunya berupa ia menawarkan dunia alternatif sembari mengkurasi berbagai hal terkait ketakukan dan cerita-cerita horor warga setempat untuk dijual pada sebuah toko fiksi yang dinamai “Little Shop of Horrors”
Masih dengan palet warna khas neon dan pink yang menjadi identitas karyanya, kali ini NGT kembali menghadirkan “Little Shop of Horrors” untuk diperkenalkan di Jakarta. Konsep yang diangkat sama yaitu toko fiksi, namun pada kesempatan ini barang-barang yang akan dijual berupa bentuk kolaborasi bersama Footurama Freeform Fabrication, yakni koleksi spesial yang mengeksplorasi
Jika sebelumnya Sonotanotanpenz diajak oleh NGT untuk merespon ide dan tulisan NGT, kali ini Ken Jenie dan Dipha Barus diajak untuk meresponnya dalam format kaset berisi lagu-lagu yang menghadirkan nuansa horror. Pada malam pembukaan akan dimeriahkan pula dengan penampilan spesial dari Ken Jenie & Krazy Kosmic Kid, serta musik dari Baldi, Bergas, Mar, dan Moustapha Spliff -
Tidak hanya itu, “Little Shop of Horrors” juga akan disertai dengan bertajuk ‘‘FRESH FLESH FEAST’ atau ‘Makan Mayit’. Lewat proyek ini, NGT bersama Chandra Drews dan Elia Nurvista mencoba untuk memberikan pengalaman kepada orang-orang untuk menjadi kanibal, dengan mencicipi hidangan-hidangan pilihan, yang mana menurut NGT, hasrat kanibalisme sebetulnya memang sudah dimiliki oleh setiap makhluk hidup.
Gala ini hanya terbatas untuk 13 partisipan, dengan membeli tiket seharga Rp. 295.000,- sebelum acara, dan Rp. 350.000,- saat acara, yakni pada hari Sabtu, 28 Januari 2017, jam 19:00.
-
21 Januari 2017
17:00
Footurama
COMO Park
Jl. Kemang Timur Raya no. 998
Jakarta
Bermunculannya berbagai penanda zaman yang tercipta oleh para sosok kreatif, membuat tahun ini dipadati dengan lahirnya nama-nama baru di setiap bidangnya. Kehadiran beragam platform untuk memudahkan proses kreatif saat ini memang terdengar menarik namun, di saat bersamaan juga terlihat membatasi. Sehingga, jenuh rasanya menikmati satu hal yang terus menerus diangkat.
Episode Loka Suara kali ini berisikan lagu-lagu bergenre indie rock, cover song yang berenergi dan nama-nama baru yang patut ditunggu kiprahnya di tahun 2017 ini.
01. Scaller - The Alarms & Flair
02. Plural - Patio 07:20
03. Pelteras - Meranggas 10:32
04. UNCANNY - Conform 14:32
05. What The Sparrow Did To You - Neo Tokyo To The Neptune 19:37
06. Fernie Sue - Between Your Grace 22:47
07. Pandu Fuzztoni - walking back home (vira talisa cover) 27:19
08. Sugarkane - The Black Mountain Song 29:36
09. Noirless - Indecisive 32:10
10. Vvachrri - Likuita, Embodies 35:58
Menikmati Makau dari sejarahnya sebagai bekas pendudukan Portugis yang hadir dalam bentuk gereja, desa hingga kuliner kaya akan budaya dan sejarah menarik. Artikel ini disponsori oleh Wego, situs travel yang menawarkan harga terbaik untuk hotel dan tiket pesawat yang akan melengkapi rencana perjalanan Anda.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?