Berbicara tentang AXEAN Festival, kami mengundang beberapa alumninya, Batavia Collective dan The Panturas, untuk mengulik atmosfer di dalam festival musik tersebut yang seperti konsisten melambungkan nama-nama up-and-coming ke berbagai festival musik besar lainnya di mancanegara.
Dalam submisi Open Column kali ini, Iqbal Ramadhan, salah satu korban yang ditangkap dan disiksa saat demo #IndonesiaDarurat 22 Agustus 2024 lalu, menuliskan memoir dari momen ia dibawa sang ibu ke halaman Gedung DPR/MPR saat runtuhnya Orde Baru, hingga memori mengalirnya darah segar dari hidungnya di hadapan tawa para penegak hukum.
From the many nuances of the world built around Don, the cultural sensibilities brought to life by the team, to some easter eggs in JUMBO, we talked with the creator behind Indonesia's biggest animation in recent memory.
In this Open Column submission, Kenny Andriana comments (as a man himself) on how fiction works could actually help readers (and specifically, men) to be more in touch with their emotions and therefore empathize as human beings—more so in the growing epidemic of male loneliness.
Some time after their set at Kolibri Rekords' gig, we sat down with the four-piece eclectic, improvisational, psychedelic-inspired band from Hong Kong, Virgin Vacation, and talked on topics ranging from their approach towards songwriting, to a brief tip on facing freedom of expression repressions.
Ramai dibahas (juga dirasakan) bagaimana jagat desain grafis mulai kehilangan ketajamannya. Untuk itu, kami mengajak ngobrol beberapa tokoh-tokoh notable yang hidup di koridor ini.
Dalam submisi Open Column ini, Aldhi Franciscus, dalam perjalanannya menempuh gelar pascasarjana di Fakultas Hukum, menyingkap ketidaksinambungan antara hukum di lapangan dan Hukum di ruang pendidikan.
Direktori: Di Makassar, Melihat Harapan dari Indonesia Timur
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode ketiga Direktori, kami berkunjung ke Makassar untuk belajar tentang bagaimana semangat literasi menghidupkan budaya kota juga tentang kebersamaan dalam keberagaman.
Di episode kedua mini seri Direktori, kami berkunjung ke Bali untuk mencari apa yang tersembunyi di balik deru pariwisata dan melihat bagaimana keberagaman hidup di sana.
Episode pertama untuk mini seri terbaru kami untuk campaign #Direktorikota, kami memulainya dengan pertanyaan besar, apakah semangat kebersamaan masih ada di keseharian kita?