Dalam obrolan ini, Thee Marloes membuka banyak lapisan di balik musik mereka: dari romantisisme soul revival, penggalan lirik yang ‘lebay’, sampai refleksi personal yang membentuk Di Hotel Malibu (2026).
Dalam submisi open column ini, Muhammad Rafsan Aryakusumah menyelami keresahan yang disuarakan lagu-lagu bertema kota dan mempertanyakan mengapa hal ini kerap menjadi kidung romantis ketika membahas Bandung.
Melalui laman www.suroboyongalorngidul.net, yang dilengkapi dengan blog dan media sosial program Suroboyo Ngalor Ngidul, proyek ini diharapkan dapat membenahi isu-isu yang ditemukan pada kota Surabaya.