At first, the term “Synthesizer Girlfriend” might come of as confusing and not common enough to replay in your head. But after you actually give it a listen, you might feel differently about Soul Clap’s latest single, which not only contains really rhythmic beats, but also is actually really catchy to vibe along to. Nothing but positive energy is definitely what comes off “Synthesizer Girlfriend.”
Perhaps Soul Clap is trying to get into the audience’s soft spot for this catchy dance anthem, and surely it’s working for most. Accompanied with an equally vibrant, colorful music video, the single makes it only tempting to keep out for more from Soul Clap. Combining smooth-sounding vocals with a dash of electric feels on the repeated chorus, it may take a while to finally have enough of this latest work of theirs.
DJ yang tergabung dalam kolektif Dekadenz ini memiliki referensi musik eksotis yang bisa didengarkan di kala ia tidak bekerja sebagai Music Director di beberapa restoran di pusat Jakarta. Khidja hingga Acid Arab adalah beberapa unit musik yang mengisi -nya saat tampil, namun pada episode Gimme 5 kali ini, kami menanyakan 5 lagu versinya.
Salah satu karya terbaik dari Holger Czukay menurut saya. Setelah meninggalkan posisi di band Can, dia mengerjakan album dengan teknik manipulasi pita kaset dan Pertama dengar lagu ini saya bertanya bagaimana cara membuat musik seperti ini. Lagu bernuansa Timur Tengah yang romantis ini cocok didengarkan pada saat matahari terbenam ataupun terbit.
Masih dari artis yang sama. Lagu ini bertempo lebih cepat dengan nuansa latin berpadu dengan rasa absurd dan komedik.
Pertama kali dengar lagu ini waktu Senyawa melakukan konser di Jakarta tahun 2016. Dan lagu ini adalah lagu pembuka layar yg menutupi Wukir dan Rully di bagian awal konser. lagu yang selalu saya dengar sejak kecil mengingatkan saya akan saat bangun pagi dan harus melakukan kesibukan hidup.
Cikal bakal lahirnya musik post-punk dan Nuansa dan dari lagu ini memberi inspirasi untuk mencari lagu-lagu setipe (apa jadinya kalau lagu setipe dimainkan di dalam satu ?) Mungkin ada yang mengerti, ada yang biasa aja atau mungkin jadi pesta ?
Lagu aslinya ciptaan Burt Bacharach di- oleh band Inggris 'The Stranglers' (dengan vokalis pertama mereka Hugh Cornwell). Lagu patah hati yang diubah menjadi , dengan bagian solo hammond dan gitar yang panjang di tengah lagu. Sangat !!
-
Dengarkan Aditya Permana di sini.
Jika biasanya saat bertemu seorang DJ atau Music Director, pertanyaan yang disiapkan adalah tentang referensi lagu, kali ini bersama Glen Nanlohy ada baiknya kami menanyakan soal makanan. Alasannya sederhana - setidaknya bagi mereka yang mengenalnya lebih jauh - karena Glen suka sekali mencoba dan mencari makanan terbaik, namun tidak harus mahal. Baginya, makanan yang nikmat adalah makanan yang bisa dibilang underrated dan apa adanya. Berikut adalah 5 spot kuliner alias “happy 5” versi Glen yang tersebar dari Tokyo hingga Glodok. Tapi maaf tidak ada visual makanannya, jadi silahkan dibayangkan dari komentar Glen yang bisa dipercaya.
Ini enak banget sih hahahahah. Mau bilang apa ya, saja: E N A K !
Lokasinya agak di , yakni Otsuka area, dekat Stasiun Otsuka. Karena ada di area, jadi agak carinya sih dan di dalamnya cuma muat mungkin 10 orang aja. Jadi, di luar antrenya panjang banget (tertawa).
Alamat: 2-34-4 Minami Otsuka | SKY Minamiotsuka, Toshima
Ini juga enak banget. Sebenarnya saya lebih suka ini daripada Nakiryu. Cuma ini susah sekali mencarinya (tertawa). Ini Black Sesame Ramen yang pernah saya coba.
Alamat: 1-17-12 Chuo-cho, Meguro-ku, Tokyo 152-0001
Ini bebeknya enak banget. Kalo ke sini pesannya Roasted Goose + barbecue pork on top. Jadi bentuknya seperti bebek, lagi ditomprok sapi (kaki pendek) (tertawa).
Alamat: 32-40 Wellington St, Central Hong Kong
Dagingnya bersih semua, seporsinya banyak banget isinya, dan jangan lupa minta ekstra sum sum (bagi yang suka). Tempatnya banget, jadi yang madam-madam pakai sepatu hak tinggi, lebih baik tidak usah ke sini deh.
Alamat: Jl. Pancoran, Gang Gloria No.12A, Glodok,, Tamansari, Jakarta
Cuma lokasinya di Sanur, bukan di keramaian Seminyak dan sekitarnya (which makes it good). Makanannya sederhana tapi enak semua. Antrean buka dari jam 8 pagi, jadi, kalau kesiangan ya aja. Jangan lupa minta ekstra kulit ayam!
Alamat: Jl. Segara Ayu, Sanur, Denpasar Sel., Kota Denpasar, Bali 80227
Sebuah terhadap kejayaan skena musik Indonesia di era 60-90an ini mungkin bisa menjadi yang ditunggu-tunggu bagi penggemar musik lokal lawas yang sering merasa berada di dekade yang salah. Dengan tema “Merayakan Karya Guruh Sukarno Putra,” Malam Gembira menampilkan segelintir lagu-lagunya yang di antaranya dinyanyikan oleh beberapa musisi muda seperti Glenn Fredly, Kunto Aji, Bonita, Aimee Saras, dan masih banyak lagi, namun tidak lupa dengan turut menampilkan beberapa penyanyi asli dari lagu-lagu legendaris tersebut seperti Vina Panduwinata, Djajusman Djoenoes, Tika Bisono, Bornok Hutauruk, dan Keenan Nasution.
Sensasi bernostalgia dengan sederet lagu yang turut meromantisasikan ragam karya Indonesia yang hampir hilang tergerus zaman ini juga diramaikan dengan penampilan dari Swara Maharddhika yang jejaknya sudah melegenda, dan masih ada beberapa nama lainnya seperti Irama Nusantara & Semarak Nada serta Kinarya GSP. Dengan berusaha memadukan audiens mulai dari kaum muda yang memiliki kecintaan pada era lawas musik lokal hingga generasi sebelumnya yang ingin menostalgiakan masa muda yang memang dihiasi judul-judul karya yang ditampilkan, Malam Gembira bisa menjadi bukti bahwa kejayaan musikal lawas yang dirayakan disini menjadi lintas batas waktu.
-
Jum’at, 18 Agustus 2017
The Pallas, Fairgrounds
18:30
Teks: Fransisca Bianca
Foto: Waxpoetics
Hasil redefinisi nuansa heavy metal yang mewarnai “Enter Sandman” ketika pertama kali dirilis oleh Metallica ini mengalihkan perhatian kembali pada Cookin on 3 Burners setelah kolaborasi dengan Kungs melalui “This Girl” yang meroket di tangga charts pada 2016 lalu. Dengan mengintegrasikan “Enter Sandman” yang kini bernuansa retro dan lebih komikal dibandingkan sebelumnya kepada audiens, mereka telah berhasil memberikan karakter baru dari hits Metallica tersebut.
Ditemani dengan video klip yang baru, “Enter Sandman” versi Cookin on 3 Burners memang tidak memerlukan lirik untuk bercerita. Melalui sebuah pengisahan yang cukup komedik dan menghibur, memahami karakter dari versi barunya ini memang butuh penyimakan dari video yang ada. Sebuah redefinisi yang memang lebih ringan dan “cerah” dibanding sebelumnya, “Enter Sandman” memang telah bertransformasi sebagai sebuah latar baru yang menyegarkan.
Setelah dinanti-nantikan oleh para penggemarnya, Kendrick Lamar akhirnya merilis video untuk “LOYALTY.” Setelah “HUMBLE.”, ”DNA.”, dan ”ELEMENTS.”, lagu ini merupakan ketiga yang mendapatkan video musik dari album DAMN. Lagu ini sendiri memang sudah diprediksi oleh para penggemarnya karena pada lagu ini K-Dot berkolaborasi dengan Rihanna.
Premis cerita untuk videonya , Lamar dan Rihanna memerankan sebuah pasangan di dalam dunia kriminal. Sebuah pasangan yang saling mencintai dan tentu saja sesuai judul lagu, mereka saling menggoda dan menguji kesetiaan masing-masing.
Video ini disutradai oleh Dave Meyer, yang belom lama juga mensutradai “HUMBLE.”, jadi tentu akan terlihat mirip dari segi visual, di mana setiap adegan seperti ada cerita tersimpan. Meyer juga menjadi sutaradara dalam video musik “Drew Barrymore”, track dari teman satu label Lamar, SZA. Para penggemar hip hop hanya bisa menunggu apakah mereka akan menghasilkan karya lagi dari album DAMN. Mungkin “XXX” untuk melihat Lamar berbagi dengan U2?