Semarang sering luput dari radar youth culture yang terjadi di seputaran Indonesia. Padahal, di dalamnya juga terjadi pergolakan dan semangat yang sama dari anak-anak mudanya. Garna Raditya adalah salah satu sosok penting yang menghidupkan scene Semarang melalui aktivitasnya sebagai gitaris di dua band legendaris Semarang, AK//47 dan OK Karaoke. Whiteboard Journal berbicara dengan Garna yang kini tinggal di Amerika mengenai albumnya, serta pentingnya perkembangan literasi.
Dikenal sebagai salah satu personil unit jazz Tomorrow People Ensemble, Indra Perkasa telah terlibat dalam musikal Onrop hingga film Tabula Rasa yang membuatnya menjadi salah satu nama penting di ranah film scoring Indonesia. Whiteboard Journal mendapat kesempatan untuk berbincang di sela kesibukannya sebagai komposer serta musisi untuk membahas film scoring serta bagaimana jazz membuatnya terbiasa untuk berimprovisasi dalam mengolah musik.
Indra Menus adalah seorang pegiat musik yang menggeluti beragam bidang sekaligus. Selain tampil sebagai musisi bersama To Die dan LKTDOV, ia juga bergerak di bidang zine, label rekaman, gig organizer, lapak musik, dan komunitas musik noise bernama Jogja Noise Bombing. Whiteboard Journal berkesempatan menemuinya dan berbincang mengenai geliat musik noise dan semangat DIY (Do It Yourself) dalam kancah musik Yogyakarta.
Pada edisi seleksi karya kali ini, Whiteboard Journal memilih delapan album dari koleksi 4AD Records. Dikenal sebagai sebuah record label yang besar pada era 80’an, kontribusi 4AD Records pada dunia musik bisa dirasakan pada bagaimana label ini mampu menjadi rumah bagi berbagai band dengan karakteristik unik, sebuah hal yang terus mereka pertahankan hingga sekarang.
As the winners of 2014's Converse Rubber Tracks, Polka Wars had the chance to record 3 new songs at Rubber Track's flagship studio in Brooklyn, NY. They shared with us their stories recording and everyday activities in the big apple.