Survei NielsenIQ Membuktikan Perilaku Retail yang Merespons Kita, Seperti Gencarnya Gagasan ‘Create Your Own’ dalam Produk-produknya

Media
29.05.26

Survei NielsenIQ Membuktikan Perilaku Retail yang Merespons Kita, Seperti Gencarnya Gagasan ‘Create Your Own’ dalam Produk-produknya

iCAR, marque dari Chery, merilis model mobil listriknya bernama V23 yang bisa dipersonalisasi – senada dengan perilaku retail generasi kini yang gemar akan personalisasi.

by Whiteboard Journal

 

Personalization! Keyword yang menggambarkan perilaku konsumen terkini – terutama Gen Z, seperti yang ditemukan oleh NielsenIQ (2024).

Dari temuan itu, generasi ini memiliki ekspektasi terhadap brand untuk bisa menawarkan ‘tailored experiences’ yang bisa merefleksikan selera dan preferensi masing-masing. Mungkin ini bisa dilihat sebagai cara generasi ini mempertahankan identitas diri di tengah kencangnya algoritma membentuk para pemujanya? Entahlah. Yang pasti, mereka ingin pengalaman yang ‘uniquely theirs.’

Dan brand otomotif pun menyadari hal ini. Fenomena yang umum di kalangan penggemar otomotif adalah modifikasi tunggangannya, dan itu merupakan ciri-ciri mengenai bagaimana konsumen sebetulnya ingin ‘personal possession’ yang benar-benar ‘personal.’ Lantas, salah satu contoh yang mengamini perubahan tren ini adalah iCAR, salah satu sub-brand dari produsen otomotif China, Chery.

Sepertinya huruf ‘i’ dalam penamaan mobil besutan Chery ini memang dinobatkan untuk sisi ‘individu’ yang berada di balik lingkar kemudinya, karena untuk si model V23 yang hero color-nya berkelir jingga cerah ini, ada fitur bertajuk ‘Plug and Play’ yang menjadikannya bisa dipersonalisasi sesuai segala keinginan pemiliknya; didukung lebih dari 20 titik modular plug and play, termasuk socket untuk memudahkan modifikasi. Pemilik juga bisa memasang side ladder dan roof rack untuk meningkatkan ‘off-road look’, hingga sentuhan aksesoris fungsional dalam kabin, semua dapat dimodifikasi tanpa harus melewati perubahan struktural.

Images via iCAR Indonesia.

Mungkin ini bisa disebut sebagai cara brand otomotif mendekatkan diri ke audiensnya yang ingin kendaraan yang lebih personalised tanpa risiko-risiko modifikasi? Ataukah ini salah satu dari cara raksasa otomotif China untuk memperdalam cakarannya ke pasar otomotif, sembari menawarkan sederet opsi yang lebih memikat untuk calon konsumen? Who knows, tapi tampaknya ini bisa menjadi warna segar di tengah lautan monokrom yang berseliweran di jalanan.

Mereka pun baru-baru ini mengumumkan harganya, yang dibanderol mulai Rp389.000.000, untuk varian iCAR V23 X RWD. Simak cerita-cerita lainnya tentang iCAR ini di profil resminya, @icar_indonesia.

#iCAR #BorntoPlaywhiteboardjournal, logo