Dalam submisi Open Column ini, Randy Levin Virgiawan menyingkap bagaimana ‘Jakarta-gaze,’ dalam konteks mengapresiasi musik yang lahirnya dari luar Jakarta, jelas fatal dalam mereduksi talenta “daerah” yang mestinya bisa merekah tanpa merepotkan perhatian sang ibu kota.
Dalam liputan yang didukung oleh Pulitzer Center ini, Antonia Timmerman dan Rio Tuasikal mengupas bagaimana AI generatif berat kaitannya dalam membuat kita tumpul akan kekaryaan.
Pelteras mengajak kami menembus kabut nada disonan untuk menemukan cerita tentang harapan dan suara yang lahir dari kegelapan, posisi mereka di tengah laju AI, hingga peran visual dalam membingkai suara.