Dalam Open Column ini, Muhammad Zaidan menuliskan kemiripan yang ia temukan dari film Edwin yang akan datang, Monster Pabrik Rambut (2026), dengan iklim eksploitatif di lanskap pekerjaan hari ini, dan bagaimana horor yang pelan-pelan menyergap itu kian menjadi nyata selagi durasi film bergulir.
Di balik bising riuh rendah selebrasi penggemar film dan sineas Indonesia, masih banyak lubang pada dunia perfilman Tanah Air yang harus segera ditambal.
Ulasan film persembahan Palari Films. Tentang film sebagai sebuah sikap dan keberpihakan, serta keberanian Edwin yang mengambil banyak keputusan penuh resiko.