Dalam submisi Open Column ini, Tubagus Eko Saputra menyorot proliferasi akal imitasi di sektor pendidikan yang, akibat terjangkit demam automasi dan terlalu menempa manusia menjadi mesin, semakin menjauhkan pelajar dari kemampuan berpikir.
Dalam submisi Open Column ini, Aldhi Franciscus, dalam perjalanannya menempuh gelar pascasarjana di Fakultas Hukum, menyingkap ketidaksinambungan antara hukum di lapangan dan Hukum di ruang pendidikan.
In this Open Column submission, Samantha Dewi Gayatri writes her concern on the trending show that glorifies academic achievements, where this "pursuit" may exacerbate social inequalities, turning education into a status symbol rather than a means for social mobility.
Dalam submisi column ini, MM Ridho mengulas bagaimana film Dear David (2023) berhasil menyoroti dan menjadi rambu bagi praktik totalitarianisme dalam institusi pendidikan di Indonesia.