Bapak Pergi Beli Jantung, Pulang-Pulang Bawa Mesin Waktu
Di submisi open column pertamanya, Sal Priadi menuliskan kegelisahannya akan perkembangan teknologi dalam cerita pendek yang imajinatif.
Di submisi open column pertamanya, Sal Priadi menuliskan kegelisahannya akan perkembangan teknologi dalam cerita pendek yang imajinatif.
Pada submisi Open Column kali ini, M. Dwiki Mahendra mempertanyakan sejauh mana kebebasan berpendapat bisa diterapkan di era seperti sekarang.
In this column submission, Enya Astari Setiawan reflects on how Indonesian people have a different perspective when it comes to fast fashion, discounting its environmental and social impacts.
Pada submisi Open Column kali ini, Rahmat Taufik menuliskan tentang rasisme yang tidak pernah mengenal jarak dan waktu.
In this column submission, Ivy Vania reflects on her 100th day of non-existing in the midst of 2020 and her yearning for finding the light at the end of the tunnel.
Di edisi Open Column kali ini, Dianti Saddono menceritakan proses pembelajaran yang dihadapi selama karantina sebagai seorang ekstrovert.