W_LIST: Best Local Music of 2025 So Far
Sederet pilihan lagu-lagu lokal terbaik sejauh ini di 2025, langsung dari ruang editorial kami.
Sederet pilihan lagu-lagu lokal terbaik sejauh ini di 2025, langsung dari ruang editorial kami.
Every great idea begins with a note, and in this article we aim to explain why. One thing is for sure, though, is that taking notes is an essential part of creating and developing an idea. This article is brought to you by Samsung.
Bekerja sama dengan www.cheersbanggaindonesia.com, Whiteboard Journal mengumpulkan beberapa karya anak bangsa yang mampu merepresentasikan perayaan kemerdekaan Indonesia dengan berbagai pencapaian positif. Meliputi karya dari bidang fashion, product design, arsitektur, kesenian, desain grafis, kuliner, film dan musik, nama-nama berikut ini menunjukkan bagaimana anak-anak bangsa mampu menunjukkan kualitas dalam berkarya.
Melalui musik dan lirik dari Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud mencuat sebagai salah satu nama penting di scene musik independen nasional. Diluar aktivitasnya di dunia musik, Cholil juga dikenal sebagai sosok yang cukup vokal dalam menyuarakan kegelisahannya mengenai berbagai isu sosial. Whiteboard Journal berkesempatan untuk berdiskusi bersama Cholil mengenai dunia musik independen, perkembangannya hingga tentang pandangannya mengenai hak-hak warga negara.
Sebagai seorang stylist dan mantan editor majalah fashion, Karin Wijaya menorehkan namanya di dunia fashion dengan gaya styling-nya yang seringkali tidak konvensional. Kami berbincang-bincang dengan Karin mengenai dunia fashion beserta inspirasi-inspirasinya.
Di artikel ini, kita berfokus kepada karya Miles Films, production house yang didirikan oleh Produser Mira Lesmana di 1995, dan kami sekaligus merekomendasi 8 karya pilihan. Dalam rekomendasi ini, bisa dilihat bagaimana Miles Films telah membuat film-film Indonesia yang sangat ikonis.
Setelah lulus kuliah dari Universitas Gadjah Mada, Alia Swastika memutuskan untuk terjun ke dunia seni. Sebagai kurator, Alia telah mengkurasi beberapa pameran solo untuk seniman seperti Eko Nugroho dan Jompet Kuswidananto, dan juga acara internasional seperti seri Equator Jogja Biennale. Kami mendapatkan kesempatan untuk berbincang dengan Alia Swastika saat beliau mengunjungi Jakarta untuk mempromosikan Jogja Biennale tahun ini dengan pameran di Ruci Artspace.
Temukan siapa dirimu dan bagaimana karaktermu menentukan arah masa depan.