W_LIST: Best Local Music of 2025 So Far
Sederet pilihan lagu-lagu lokal terbaik sejauh ini di 2025, langsung dari ruang editorial kami.
Sederet pilihan lagu-lagu lokal terbaik sejauh ini di 2025, langsung dari ruang editorial kami.
Dikenal sebagai filsuf, teolog dan budayawan di Indonesia, Franz Magnis-Suseno atau yang biasa dipanggil Romo Magnis telah mendedikasikan hidupnya dalam pergelutan pemikiran keagamaan yang kritis. Setelah puluhan tahun tinggal di Indonesia, Romo melihat banyak hal menarik yang bisa diteliti mengenai perkembangan teologi hingga etika politik. Whiteboard Journal berkesempatan untuk mengunjunginya di sela kegiatannya di kampus untuk membahas teologi dan fundamentalisme.
Portofolio adalah salah satu fitur pada section focus kami. Pada seri ini, kami berusaha untuk mendokumentasikan berbagai karakter dari studio desain yang ada di Indonesia dengan mengulas sekaligus mendisplay visi dan karya mereka. Kali ini kami mengangkat studio desain Thinking*Room dari Jakarta yang hadir untuk merespon tantangan yang ada di industri desain grafis dengan mengangkat semangat dan otentisitas desain grafis.
Dikenal sebagai filsuf sekaligus pengajar muda di Indonesia, Saras Dewi memilih Filsafat Timur dan kemegahan alam beserta elemen mistikusnya sebagai area yang ia dalami. Whiteboard Journal berkesempatan untuk mengunjunginya di sela kegiatannya di kampus untuk membahas ekofenomenologi serta relasi antara manusia dan alam.
Dikenal sebagai seniman perwakilan Indonesia di Venice Biennale 2013, Albert Yonathan menunjukkan spiritualitas dalam repetisi pola keramik, layaknya mandala. Whiteboard Journal berkesempatan mewawancarai Albert di sela kesibukannya di Jepang untuk membahas mengenai spiritualitas dibalik susunan geometri yang selalu menghiasi karyanya.
Pada edisi seleksi karya kali ini, Whiteboard Journal memilih 8 film pilihan karya Tsai Ming-liang. Dikenal sebagai sutradara asal Taiwan dengan karakter filmnya yang bercerita mengenai refleksi diri manusia, film-filmnya Tsai Ming lekat dengan persoalan pribadi, sehingga menimbulkan lamunan akan arti kehidupan seusai menontonnya.
Untuk menjadi berbeda di era dimana unjuk ekspresi dan passion menjadi gairah utama diperlukan kreativitas lebih. Go Ahead Challenge hadir untuk mewadahi mereka yang ingin membuktikan passion yang besar terhadap subkultur yang tersebar di Indonesia melalui kompetisi yang bisa membawa mereka ke level yang lebih tinggi.
Temukan siapa dirimu dan bagaimana karaktermu menentukan arah masa depan.