In this Open Column submission, Sheilla Njoto invites us to consider one thing in the pursuit that is modern love: Are we dating, or are we just self-marketing?
Pada esai open column-nya, Fadia Alaidrus menuliskan tentang dinamika dalam keseharian penulis. Perjuangan untuk hidup sebagai penulis, kebuntuan ide, hingga tekanan dari kiri dan kanan.
Dalam submisinya di open column, Aditya Septian Pamungkas menuliskan budaya dalam sebuah budaya. Tentang bagaimana sebuah skena berjalan hidup di antara kehidupan di sekitarnya. Adit dalam hal ini mengajak kita untuk melihat apa yang terjadi dalam skena puisi.
Dikirim melalui submisi open column, esai dari Fathurrozak mendiskusikan tentang pasar sebagai salah satu tempat dimana tak hanya terjadi pertukaran uang, tetapi juga dibangunnnya hubungan antar manusia.