Column

Latest stories

Column
23.02.23

Cukupkah “Bertaruh Pada Api” Tanpa Berserikat?

Dalam submisi column ini, Adam Sudewo membedah transisi estetika musik Dongker dalam lagu fenomenalnya, "Bertaruh Pada Api". Ia menyoroti bagaimana dendang Promethean tersebut mengajak pendengarnya untuk mengarungi berbagai keputusasaan dan menghimpunnya menjadi sebuah syair yang optimistik, dan tentu saja, ajakan untuk berserikat.

Column
09.02.23

Melampaui Goyangan Biduan: Dangdut dan Persoalan Kuasa Tubuh

Dalam submisi column ini, Iqa Kinanti Nandakasih mengurai kompleksitas dan stigma musik dangdut yang kerap dianggap norak, bobrok, dan hanya sekadar musik rakyat jelata. Lebih dari itu, ia menyoroti relasi kuasa yang bekerja melalui kesenangan dan tubuh para biduanita.

Column
02.02.23

In Defense of Weaboo: Finding Comfort in Japanese Music

In this open column submission, Garrin Faturrahman notes how songs that are sung in languages of unfamiliar language can bring comfort, and how there's so much to explore if people can overlook the stigma labelled as "weaboos".

Column
26.01.23

On Finding Solace in Your Own Solitude

In this open column submission, Bella Ferina highlights the importance of how normal it is to feel lonely, and the best thing we can do is nurture our inner selves and make it a decent safe space to live in.

Load More Articles whiteboardjornal, search

Invent Your Future

Temukan siapa dirimu dan bagaimana karaktermu menentukan arah masa depan.


Tentukan Di Sini whiteboardjournal, search

Follow us on social media

Instagram whiteboardjournal, search Facebook whiteboardjournal, search Twitter whiteboardjournal, search

Subscribe to the Whiteboard Journal newsletter

Good stuff coming to your inbox, for once.