Dalam submisi Open Column ini, Namira Fathya menemukan suatu pencerahan dalam perjalanannya meniti hidup yang lebih sehat: kesadaran yang lebih tajam akan segala yang dikonsumsi dengan merebut kembali kendali atas apa yang dimakan, dan bagaimana sistem pangan yang tidak berkeadilan mampu memunculkan gastrokolonialisme.
Dalam obrolan ini, Thee Marloes membuka banyak lapisan di balik musik mereka: dari romantisisme soul revival, penggalan lirik yang ‘lebay’, sampai refleksi personal yang membentuk Di Hotel Malibu (2026).
Dari cara mempertahankan rasa aman di skena film, sampai cara untuk menjamin keamanan bagi perempuan di dunia filmmaking hari ini, Meiske Taurisia diwawancarai oleh Lutesha, Rachel Amanda, dan Hannah Al Rashid untuk merespons hal-hal tersebut.
In this Open Column submission, Rachel Yessica Anju goes over several expressions and remarks from different languages to show how it, just like the exchange of culture, could really represent something that is bigger than just the gathering of people.
Ahead of their upcoming 30th anniversary concert in Jakarta, Indonesia, we rounded up friends and fans of ASIAN KUNG-FU GENERATION to talk about the long-living band.
Dalam submisi Open Column ini, Ruth Maria Artauli Purba menuliskan ceritanya ketika keluar malam yang banyak diganggu oleh kelap-kelip lampu di warung, dan bagaimana semarak yang tidak teratur ini sebetulnya menjadi hal berbahaya bagi teman-teman yang memiliki disabilitas taktampak.