Open Column

Column
22.09.16

Momen dalam Fashion

Pada Column kali ini, Febrina Anindita mencoba membahas momen yang awalnya hadir sebagai inspirasi dibalik fashion, kini terbayangi oleh penilaian orang terhadap fashion.

Column
01.09.16

Vaudeville, Pesta, dan Alkohol

Melalui open column, Audry Rizki mengirimkan tulisan fiksi yang berkisah mengenai kejadian dibalik sebuah pesta keakraban. Melalui kisahnya, Audry mendedah mengenai kultur kampus, etos DIY, konsepsi masyarakat dan budaya bersenang-senang.

Column
25.08.16

Tripped

Pada esainya kali ini, Febrina Anindita menulis tentang bagaimana musik bergenre trip hop memiliki kemampuan untuk membuka pintu menuju ruang eksplorasi yang luas untuk mencapai level spiritual. Dengan mengambil contoh lagu-lagu dari Portishead, Febrina mencoba untuk menjelaskan bagaimana trip hop mampu menuntun pendengar untuk mengeksplorasi emosi yang biasanya dikesampingkan.

Column
18.08.16

Membaca Rapalan Sang Pembakar

Dalam columnya kali ini, Muhammad Hilmi mengulas rilisan kedua dari Elevation Books yang berjudul, "Setelah Boombox Usai Menyalak". Berisi kumpulan tulisan Ucok yang lebih dikenal sebagai pentolan grup hip-hop seminal, Homicide, tulisan ini melihat bagaimana Ucok menyerang segala hal yang bertentangan dengan pendiriannya, tak terkecuali dirinya sendiri.

Column
11.08.16

Renegade

In this Column, Ken Jenie talks a little bit about why Renegade, a song that appears on Jay-z's Blueprint, displays great hip hop lyricism.

Column
04.08.16

Fashion dan Pusaran Dunianya

Sebagai pekerja yang dekat pada dunia fashion, Renel Harlan menjadi saksi mata akan musim dan tren yang cepat berganti di bidang ini. Melalui essai "Fashion dan Pusaran Dunianya", Renel menulis mengenai observasi sekaligus opininya mengenai peran fashion dalam kehidupan seseorang di tahun 2016.

Load More Articles whiteboardjornal, search

Subscribe to the Whiteboard Journal newsletter

Good stuff coming to your inbox, for once.