Kita merayakan ulang tahun KontraS yang ke-28 pada 20 Maret 2026, dan Fatia Maulidiyanti menuliskan catatan personal mengenai bagaimana perih luka yang belum kering itu seperti terus digarami.
Dalam submisi Open Column ini, Aditya Gumay merespons segala memori dan luka yang membekas di sudut-sudut kota, dan bagaimana kota memiliki peran penting dalam merawat ingatan kolektif terhadap siklus kekerasan negara.
In this Open Column submission, Aldo Marchiano Kaligis and Dimas Bagus Arya, as members of KontraS, cast their memories as to bring about just how close we all are to regress into authoritarianism all over again through the eyes of fellow millennials.
Dalam submisi Open Column ini, Eka Annash, yang kini bergabung menjadi anggota Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), mengungkapkan kekhawatirannya tentang kekerasan yang terus direproduksi negara.
Dalam submisi Open Column ini, Jane Rosalina membantah disinformasi dan tudingan yang menyebut Aksi Kamisan sebagai isu reaksioner yang ditujukan untuk menjatuhkan elektabilitas capres tertentu.
Demokrasi dan kebebasan serta keadilan bagi masyarakat sipil di Indonesia terbukti semakin terancam dengan kasus kriminalisasi Fatia dan Haris atas dasar penyebaran berita bohong dan pencemaran nama baik Luhut.